News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Ukraina Tuduh Drone Shahed Iran Jadi Digdaya karena Pakai Komponen Rusia

Editor: Choirul Arifin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SHAHED-136 -Tampilan depan drone Shahed-136 di pameran prestasi Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam di taman Museum Revolusi Islam dan Pertahanan Suci di Qom pada 13-26 Maret 2023 .Ukraina mengerahkan 201 pakar ke Timur Tengah untuk melawan drone Shahed Iran atas permintaan Amerika Serikat.

Ringkasan Berita:

  • Ukraina menuduh drone Shahed milik Iran yang ditembakkan untuk menghajar infrastruktur militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah menggunakan komponen dari Rusia.
  • Ukraina mengerahkan 201 pakar ke Timur Tengah untuk melawan drone Shahed Iran, atas permintaan Amerika Serikat.
  • Zelenskyy bilang drone Shahed Iran cuma berharga 50.000 dolar AS, tetapi untuk menembak jatuh drone tersebut, para mitra sering menggunakan rudal yang harganya hingga 4 juta dolar atau pakai pesawat tempur.

 

TRIBUNNEWS.COM - Ukraina mengerahkan 201 pakar ke Timur Tengah untuk melawan drone Shahed Iran. Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, tim-tim tersebut dikerahkan atas permintaan sekutu Ukraina, termasuk Amerika Serikat.

Zelenskyy mengatakan sebanyak 34 pakar UKraina lainnya siap mendukung upaya ini.

"Tim kami sudah berada di Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, dan sedang dalam perjalanan ke Kuwait. Kami bekerja sama dengan beberapa negara lain," kata Zelenskyy kepada sekitar 60 anggota parlemen di ruang komite Westminster di Parlemen Inggris yang juga dihadiri Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Zelenskyy menekankan, negaranya tidak ingin drone Iran berhasil mengalahkan negara-negara tetangganya. Untuk itu, Ukraina mengirim para ahli militer ini "atas permintaan mitra kami, termasuk Amerika Serikat."

Dia mengatakan, sebenarnya ini adalah bagian dari kesepakatan drone yang dia usulkan kepada Amerika Serikat, yang selama ini telah mereka kerjakan bersama dan masih dalam tahap pembahasan.

"Kami siap menawarkan kesepakatan serupa kepada semua mitra terpercaya kami, mulai dari kerja sama praktis di bidang drone hingga aliansi pertahanan di masa depan," katanya.

Ia mengatakan, drone Iran dirancang untuk "penghancuran berbiaya rendah" terhadap target infrastruktur penting yang mahal dan mengklaim bahwa Iran mengajari Rusia cara meluncurkannya dan memberikan teknologi untuk memproduksinya.

Baca juga: Ledakan dan Serangan Drone Guncang Baghdad, Dekat Kedutaan Besar AS, Tidak Ada Korban Jiwa

"Rusia kemudian meningkatkan kemampuan drone tersebut, dan sekarang kita memiliki bukti yang jelas bahwa drone Shahed Iran yang digunakan di wilayah tersebut mengandung komponen Rusia," katanya.

Zelenskyy menambahkan: "Jadi apa yang terjadi di sekitar Iran saat ini bukanlah perang yang jauh bagi kita karena kerja sama antara Rusia dan Iran. Dan kami tidak percaya bahwa kami berhak untuk bersikap acuh tak acuh."

Baca juga: Warga AS Menjerit, Harga Solar Melejit Tembus Rp85 Ribu Gegara Perang Iran

Ia mengatakan bahwa drone Shahed Iran berharga sekitar $50.000, tetapi untuk menembak jatuh drone tersebut, para mitra sering menggunakan rudal yang harganya hingga $4 juta atau pesawat tempur.

Sumber: TRT World

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini