Situasi semakin memanas pada tahun 2014 saat terjadi aksi demonstrasi besar di Kyiv. Peristiwa yang dikenal sebagai Revolusi Maidan ini mengubah arah pemerintahan Ukraina menjadi lebih pro-Barat. Sebagai respons, Rusia kemudian mencaplok wilayah Krimea dari Ukraina.
Di waktu yang sama, konflik bersenjata juga pecah di kawasan Donbas di Ukraina timur. Pasukan pemerintah Ukraina terlibat pertempuran dengan kelompok separatis yang diyakini mendapat dukungan dari Rusia. Meski berbagai upaya damai telah dilakukan, konflik di wilayah tersebut tidak kunjung berakhir.
Puncak ketegangan terjadi pada Februari 2022 ketika Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan operasi militer besar-besaran ke Ukraina. Rusia beralasan bahwa langkah tersebut bertujuan melindungi warga berbahasa Rusia di Donbas serta mencegah perluasan NATO di kawasan tersebut.
Serangan ini menuai kecaman luas dari dunia internasional. Amerika Serikat dan negara-negara Barat kemudian menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia serta memberikan bantuan militer dan finansial kepada Ukraina.
Sejak itu, perang Rusia–Ukraina menjadi salah satu konflik global paling signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Hingga saat ini, perang masih berlanjut dan AS berupaya mendorong kedua negara untuk melanjutkan perundingan.
Berikut perkembangan perang Rusia-Ukraina pada hari ini, yang dirangkum dari berbagai sumber.
-
Negosiasi Damai Ukraina–AS Berlanjut, Rusia Tidak Hadir
Perwakilan Ukraina dan Amerika Serikat kembali menggelar pembicaraan di Florida untuk mencari jalan damai atas konflik dengan Rusia.
Pertemuan ini merupakan lanjutan dari beberapa putaran negosiasi sebelumnya yang dimediasi AS di berbagai negara.
Meski sempat menghasilkan kesepakatan pertukaran tahanan, hingga kini belum ada terobosan besar terkait penghentian perang.
Dalam pertemuan terbaru ini, kedua pihak membahas langkah-langkah lanjutan dalam proses negosiasi, meskipun Rusia tidak ikut serta, seperti diberitakan The Guardian.
-
Gedung Putih Nilai Pembicaraan Semakin Dekati Kesepakatan Damai
Gedung Putih menilai pertemuan terbaru dengan Ukraina berlangsung secara konstruktif dan menunjukkan perkembangan positif.
Diskusi yang dilakukan difokuskan pada upaya menyelesaikan berbagai poin yang masih menjadi hambatan dalam perundingan damai.
Pemerintah AS berharap pembahasan ini dapat mempersempit perbedaan antara pihak-pihak terkait, sehingga membuka jalan menuju kesepakatan damai yang lebih komprehensif dalam waktu dekat.
-
Serangan Rusia Tewaskan Warga dan Picu Pemadaman Listrik
Serangan militer Rusia di wilayah tenggara Ukraina menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil, termasuk anak-anak.
Baca tanpa iklan