News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Serangan Presisi Iran Hancurkan E-3G Sentry, Pesawat Komando dan Kendali Udara Amerika Serikat

Penulis: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HANCUR - Gambar ini menunjukkan kerusakan total pesawat E-3G “Sentry” Airborne Early Warning and Control (AEW&C) bernomor seri 81-0005, yang dihantam serangan rudal balistik dan drone Iran. (X:OSINT Defender)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Serangan presisi yang dilakukan Iran kembali mengguncang eskalasi konflik di Timur Tengah. 

Sebuah pesawat peringatan dini milik Angkatan Udara Amerika Serikat, E-3G Sentry, dilaporkan menjadi target langsung serangan rudal balistik dan drone di Arab Saudi. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya intensitas perang antara Teheran dan Amerika-Israel.

Kerusakan total menimpa pesawat dengan nomor seri 81-0005 yang dioperasikan oleh Wing Kontrol Udara ke-552 USAF. Pesawat yang berbasis di Tinker Air Force Base tersebut dilaporkan hancur setelah serangan menghantam area parkir di pangkalan udara.

Serangan itu terjadi di Prince Sultan Air Base, salah satu instalasi militer penting Amerika Serikat di kawasan Teluk. Pola kerusakan menunjukkan bahwa serangan bukan bersifat acak, melainkan terarah dan terencana dengan tingkat presisi tinggi.

Bagian paling vital dari pesawat menjadi sasaran utama. Hantaman diarahkan ke bagian belakang pesawat, tepat di lokasi kubah radar berputar atau rotodome yang menjadi ciri khas E-3G Sentry. Hancurnya bagian ini praktis melumpuhkan fungsi utama pesawat.

Kerusakan pada rotodome berarti sistem radar pengawasan AN/APY-2 yang berada di dalamnya ikut lumpuh. Padahal, sistem ini merupakan “mata” dari pesawat yang berfungsi mendeteksi, melacak, dan mengidentifikasi target di udara maupun permukaan secara real-time.

Kenapa E-3G Sentry Penting?

Dalam konteks perang Iran, keberadaan E-3G Sentry menjadi sangat krusial bagi operasi militer Amerika Serikat.

Pesawat ini bukan sekadar platform pengawasan, melainkan pusat komando terbang yang mengoordinasikan seluruh operasi udara.

E-3G mampu mengarahkan jet tempur, mengatur pola serangan, hingga mengelola pergerakan pesawat tanker pengisi bahan bakar di udara.

Tanpa pesawat ini, koordinasi antar unit tempur berpotensi menjadi lebih lambat dan terfragmentasi.

Dalam perang modern yang sangat bergantung pada kecepatan informasi, kehilangan satu unit E-3G dapat berdampak besar.

PESAWAT PENGINTAI - Pesawat pengintai AWACS E-3 Sentry milik AU Amerika Serikat. (U.S. Air Force photo/Staff Sgt. Clayton Cupi)

Pesawat ini berfungsi sebagai penghubung antara berbagai elemen tempur, mulai dari udara, laut, hingga darat.

Selain itu, E-3G juga memainkan peran penting dalam menjaga superioritas udara.

Dengan kemampuan radar 360 derajat, pesawat ini memungkinkan komandan militer mendapatkan gambaran situasi tempur secara menyeluruh dalam waktu singkat.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini