News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Benarkah INPEX akan Investasi 20 Miliar AS di Indonesia? Ini Klarifikasinya

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberikan komentar saat bertemu pers di Tokyo Senin lalu (30/3/2026). (Istimewa)

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa investasi Jepang yang akan segera masuk ke Indonesia mencapai sekitar 23,3 miliar dolar AS dengan sebagian besar berasal dari sektor energi.

Dalam keterangannya kepada pers di Tokyo, Senin (30/3/2026), Bahlil mengungkapkan bahwa sekitar 20,9 miliar dolar di antaranya berasal dari perusahaan energi Jepang, INPEX Corporation yang telah mengelola Blok Masela selama 27 tahun.

Namun, pihak INPEX memberikan klarifikasi terkait angka tersebut.

Perusahaan menyebut nilai investasi sekitar 20 miliar dolar AS memang pernah muncul dalam pemberitaan beberapa tahun lalu meski tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi terkini.

“Dengan mempertimbangkan kondisi pasar dalam beberapa tahun terakhir, kami memahami bahwa biaya proyek telah mengalami kenaikan yang cukup signifikan,” ujar perwakilan humas INPEX kawasan Asia dalam keterangan resmi, Rabu (1/4/2026).

Baca juga: Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Bahlil: Diisi 50 Liter Bensin Sudah Penuh Itu Tangki

Saat ini, INPEX tengah mengembangkan Proyek LNG Abadi di Blok Masela yang berlokasi di Laut Arafura.

Proyek ini merupakan salah satu proyek energi strategis terbesar di Indonesia.

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa nilai investasi final belum dapat dipastikan.

Hal ini karena proyek masih berada dalam tahap Front End Engineering Design (FEED), yaitu tahap perencanaan untuk menghitung estimasi biaya secara lebih rinci.

INPEX juga menyatakan bahwa apabila terjadi kenaikan biaya investasi, perusahaan akan menempuh sejumlah langkah strategis untuk menjaga keekonomian proyek.

Langkah tersebut meliputi peninjauan kembali porsi kepemilikan (participating interest), serta kemungkinan keterlibatan lembaga pemerintah Jepang seperti Japan Oil, Gas and Metals National Corporation (JOGMEC) dalam pembiayaan proyek.

“Melalui kombinasi tersebut, kami akan memastikan bahwa beban investasi tetap berada dalam batas yang dapat diterima,” tambahnya.

Proyek LNG Abadi Masela sendiri diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus menjadi indikator penting bagi iklim investasi sektor energi di Indonesia, khususnya dalam kerja sama dengan Jepang.

Diskusi  beasiswa dan loker  di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini