News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Drama Penyelamatan Pilot F-15E Strike Eagle hingga Kerugian Pasukan Elite AS Usai Bertempur Sengit

Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

2 pesawat tempur AS yang ditembak Iran kemarin, Jet F-15E Strike Eagle (atas) dan A-10 Thunderbolt II (bawah).

Dua pesawat angkut AS juga sempat tertahan di pangkalan darurat di dalam wilayah Iran.

Menghindari teknologi sensitif jatuh ke tangan lawan, komandan operasi memerintahkan penghancuran pesawat tersebut di lokasi sebelum tim beralih ke pesawat pengganti untuk keluar dari wilayah Iran.

Prosedur Menghindari Eksploitasi Musuh

Keberhasilan evakuasi ini menjadi sangat krusial mengingat protokol ketat militer AS dalam dokumen Personnel Recovery Joint Publication.

Dokumen tersebut menegaskan bahwa setiap personel yang jatuh di wilayah musuh adalah prioritas utama karena risiko intelijen dan propaganda.

Secara historis, tawanan perang dari militer AS sering kali dieksploitasi oleh lawan untuk mendapatkan informasi rahasia melalui tekanan fisik atau digunakan sebagai posisi tawar dalam negosiasi diplomatik.

Selain nyawa personel, penghancuran puing pesawat seperti yang dilakukan pada misi ini bertujuan mencegah musuh melakukan rekayasa balik (reverse-engineering) terhadap sistem radar, komunikasi, dan teknologi persenjataan canggih AS.

"Pejuang berani ini berada di belakang garis musuh, diburu di pegunungan Iran yang berbahaya, namun ia tidak pernah benar-benar sendirian karena seluruh komando memantau lokasinya 24 jam sehari," tambah Trump.

Saat ini, perwira yang mengalami luka akibat proses pelontaran tersebut tengah menjalani perawatan medis di Kuwait.

Militer AS menyatakan bahwa meskipun mengalami cedera, kondisi sang Kolonel dipastikan akan pulih sepenuhnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini