News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

AS Babak Belur! Biaya Perang Melawan Iran Membengkak, Kerugian Militer Capai Miliaran Dolar

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah laporan media Amerika Serikat yang mengutip pengarahan tertutup di Kongres menyebutkan bahwa biaya perang melawan Iran diperkirakan mencapai sekitar 2 miliar dolar AS per hari atau setara Rp 34 triliun.

Angka tersebut menunjukkan besarnya beban ekonomi yang ditanggung Amerika Serikat di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Selain biaya operasional, laporan tersebut juga mengungkap kerugian besar pada sejumlah aset militer strategis AS di kawasan.

Salah satunya adalah sistem radar peringatan dini AN/FPS-132 yang berada di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar.

Sistem yang memiliki nilai sekitar 1,1 miliar dolar AS itu dilaporkan terkena serangan rudal Iran dan mengalami kerusakan, yang kemudian dikonfirmasi oleh otoritas Qatar.

Kerugian lainnya terjadi pada tiga jet tempur F-15E Strike Eagle yang dilaporkan hancur akibat insiden tembakan salah sasaran oleh sistem pertahanan udara di Kuwait. 

Meski seluruh awak pesawat berhasil selamat, kerugian material dari insiden tersebut diperkirakan mencapai 282 juta dolar AS.

Di wilayah Bahrain, Iran juga disebut menargetkan markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat di Manama. Serangan tersebut dilaporkan menghancurkan dua terminal komunikasi satelit serta beberapa bangunan besar.

Berdasarkan analisis sumber terbuka, salah satu terminal SATCOM yang terdampak diidentifikasi sebagai AN/GSC-52B dengan nilai sekitar 20 juta dolar AS.

Selain itu, Iran juga mengklaim telah menghancurkan komponen radar AN/TPY-2 dari sistem pertahanan rudal THAAD yang ditempatkan di Al-Ruwais, Uni Emirat Arab.

Citra satelit yang dianalisis menunjukkan adanya indikasi kerusakan di lokasi tersebut, dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai 500 juta dolar AS.

Jika seluruh estimasi kerugian digabungkan, total aset militer Amerika Serikat yang terdampak disebut mencapai sekitar 1,902 miliar dolar AS.

AS Perkuat Militer di Timur Tengah

Meski mengalami pembengkakan kerugian, Amerika Serikat tetap mempertahankan opsi militer dalam penanganan konflik yang berkembang di Timur Tengah.

Baca juga: Iran Ubah Peta Selat Hormuz, AS dan Israel Dihapus dari Jalur Strategis Dunia

Pemerintahan Donald Trump dilaporkan memperkuat kehadiran militernya dengan mengerahkan sekitar 2.000 personel dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke kawasan tersebut.

Gedung Putih menegaskan bahwa operasi militer bertajuk “Operation Epic Fury” masih terus berjalan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini