News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia-Ukraina Hari ke-1.511: Front Utara Panas, Ukraina Lakukan Reposisi Pasukan

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kebijakan ini berarti mereka dapat tampil menggunakan identitas nasional penuh dalam kompetisi di bawah federasi tersebut.

Sebelumnya, atlet dari kedua negara hanya diperbolehkan berlaga sebagai atlet netral tanpa bendera dan lagu kebangsaan sejak 2022.

Perubahan aturan ini menandai pelonggaran pembatasan yang diberlakukan setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Boris Johnson Kritik Lambannya Dukungan Barat untuk Ukraina

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melontarkan kritik tajam terhadap negara-negara Barat yang dinilainya lamban dalam mendukung Ukraine di tengah perang yang masih berlangsung.

Dalam kunjungannya ke wilayah dekat Kyiv dan zona pertempuran di Zaporizhzhia, Johnson menyebut adanya “penundaan” dan “sikap pengecut” dalam penyaluran bantuan militer.

Ia menegaskan bahwa Ukraina memiliki kemampuan untuk memenangkan perang, namun dukungan internasional dinilai belum sesuai dengan komitmen yang dijanjikan.

Johnson juga menyoroti kesenjangan antara pernyataan politik dan realisasi bantuan di lapangan, yang menurutnya dapat berdampak pada dinamika konflik.

Ukraina Tarik Pasukan dari Myropilske di Tengah Tekanan Pertempuran

Dilansir Suspilne, pasukan Ukraina dilaporkan melakukan reposisi ke garis pertahanan baru di wilayah Myropilske, komunitas Krasnopilsk, dekat perbatasan utara Ukraina akibat intensitas pertempuran yang meningkat.

Korps Angkatan Darat ke-14 menyebut langkah tersebut diambil untuk menyelamatkan personel di tengah keunggulan kekuatan dan peralatan militer Russia di wilayah tersebut.

Baca juga: Perang Memanas! Rusia-Ukraina Saling Tuduh Langgar Gencatan Senjata Paskah

Meski mundur dari posisi sebelumnya, unit Ukraina disebut tetap mempertahankan pertahanan di garis baru yang telah dipersiapkan.

Laporan juga mencatat lebih dari 90 pelanggaran gencatan senjata dalam satu hari, termasuk penembakan, serangan drone, serta upaya serangan ke beberapa permukiman di sekitar Khotyn.

Data pemantauan medan dari analis DeepState juga menunjukkan perubahan zona kontrol dan meningkatnya area “abu-abu” akibat pertempuran intensif yang terus berlangsung.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini