News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Bantah Rumor Kritis,Pejabat Iran Tegaskan Pemimpin Baru Mojtaba Khamenei Hanya Cedera Ringan

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Ketegangan di Iran kembali menjadi sorotan setelah pejabat pemerintah memastikan kondisi pemimpin barunya, Mojtaba Khamenei, pasca serangan udara yang menargetkan kompleks kediamannya.

Dalam keterangan resmi, otoritas Iran menegaskan bahwa cedera yang dialami hanya bersifat ringan.

Pejabat Iran, Azim Ebrahimpour, menyatakan bahwa Mojtaba berada di lokasi saat serangan terjadi. Ia dilaporkan mengalami luka di bagian kaki akibat gelombang kejut dari ledakan rudal.

Meski demikian, kondisi tersebut disebut tidak serius dan tidak mengganggu kemampuannya dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin.

Pemerintah Iran juga membantah berbagai laporan yang menyebut kondisi Khamenei lebih parah. 

Ebrahimpour menilai informasi tersebut tidak akurat dan berpotensi memicu spekulasi yang dapat mengganggu stabilitas internal negara.

Insiden ini terjadi setelah serangan udara yang dikaitkan dengan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Teheran pada akhir Februari lalu.

Dalam rangkaian peristiwa tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Tidak lama setelah itu, tepatnya pada 9 Maret Mojtaba Khamenei diangkat sebagai penggantinya.

Spekulasi Kondisi Pemimpin Menguat

Namun sejak pengangkatan itu Mojtaba diketahui hanya menyampaikan dua pernyataan tertulis tanpa disertai rekaman suara atau penampilan visual. Situasi ini dinilai tidak biasa di tengah kemajuan teknologi komunikasi saat ini.

Sejumlah pihak bahkan mempertanyakan validitas kepemimpinannya. Beberapa spekulasi berkembang di ruang publik, termasuk keraguan apakah ia benar-benar memegang kendali pemerintahan.

Di media sosial, muncul berbagai narasi liar yang memperkeruh situasi. Bahkan ada klaim menyebut bahwa Khamenei mengalami cedera serius akibat serangan udara, termasuk dugaan kehilangan salah satu kaki.

Beberapa laporan lain yang dikutip Impressive Times menyebut kemungkinan kondisi Mojtaba yang berada dalam kondisi koma atau tidak mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara aktif.

Baca juga: Kondisi Mojtaba Khamenei Diisukan Kritis, Kekuasaan Iran Dipertanyakan di Tengah Gencatan Senjata

Selain itu, muncul pula narasi yang menyebut Khamenei mengalami luka berat hingga harus dirawat secara intensif dan terisolasi, sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan pejabat tinggi negara.

Dugaan ini diperkuat oleh laporan yang menyebut tidak adanya respons langsung dari Khamenei dalam pengambilan keputusan penting.

Meski demikian, pemerintah Iran berupaya meredam spekulasi tersebut dengan menampilkan citra Mojtaba Khamenei melalui baliho besar di berbagai sudut Teheran.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini