News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Perpanjang Gencatan AS–Iran, Ini Alasan di Balik Keputusan Krusialnya

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata dengan Iran hanya beberapa jam sebelum batas waktu berakhir, Rabu (22/4/2026).

Keputusan ini diambil di tengah mandeknya komunikasi diplomatik dan meningkatnya ketidakpastian dalam negosiasi damai antara kedua negara.

Hal itu menandai perubahan sikap Trump yang sebelumnya bersikeras tidak akan mengubah tenggat waktu.

Bahkan, dia sempat mengancam akan mengebom Teheran habis-habisan jika perundingan putaran kedua yang akan berlangsung di Pakistan hari ini batal dan gencatan berakhir di hari yang sama.

Namun, Washington ternyata memilih jalur diplomasi sambil menunggu proposal resmi dari pihak Teheran. 

Melalui kicauan di Truth Social, Trump mengumumkan perpanjangan masa gencatan senjata sepihak.

"Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran saat ini mengalami perpecahan serius, sesuatu yang tidak mengejutkan, serta atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami diminta menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan wakil mereka dapat menyusun proposal yang terpadu," kata Trump.

Alasan Trump Perpanjang Gencatan AS–Iran

Keputusan Presiden Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tidak diambil tanpa alasan.

Sejumlah faktor utama menjadi pertimbangan Washington, terutama terkait mandeknya proses diplomasi dan dinamika internal di pihak Teheran.

1. Belum Ada Respons dari Iran Pemerintah

Dikutip dari CNN International, AS mengaku belum menerima tanggapan atas proposal kesepakatan yang telah dikirim beberapa hari sebelumnya.

Ketiadaan jawaban ini menimbulkan keraguan serius mengenai kesiapan Iran untuk kembali ke meja perundingan.

Sejumlah pejabat bahkan menilai jika pembicaraan tetap dilanjutkan tanpa kejelasan sikap tersebut, tim negosiasi AS yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance berisiko menghadapi kebuntuan sejak awal.

Baca juga: Presiden Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran Sampai Negosiasi Selesai

2. Konflik Internal Kepemimpinan Iran

Di sisi lain, Washington juga melihat adanya persoalan internal dalam kepemimpinan Iran. Lambatnya respons diduga berkaitan dengan belum solidnya posisi politik di dalam negeri mereka.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini