TRIBUNNEWS.COM - Rangkaian peristiwa internasional menjadi sorotan dalam 24 jam terakhir.
Menlu Iran Abbas Araghchi tiba di Islamabad namun menolak bertemu langsung dengan AS.
Iran memilih jalur diplomasi tidak langsung melalui Pakistan untuk menyampaikan sikapnya.
Sementara itu, perang melawan Iran selama 38 hari, sebelum gencatan senjata, membuat militer AS menghadapi krisis amunisi.
Simak berita selengkapnya.
1. Menlu Iran Datang ke Islamabad, Tapi Enggan Duduk Satu Meja dengan AS
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, tiba di Islamabad, Pakistan PADA Jumat (24/4/2026)
Kunjungan ini sempat memicu spekulasi terkait kemungkinan perundingan langsung dengan delegasi Amerika Serikat (AS). Namun, Teheran dengan tegas membantah adanya agenda tersebut.
Mengutip dari Deutsche Welle,Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa tidak ada rencana pertemuan langsung antara Iran dan AS selama kunjungan berlangsung.
Ia menyebut bahwa Araghchi hanya akan melakukan pembicaraan dengan pejabat tinggi Pakistan dalam rangka memperkuat jalur diplomasi tidak langsung.
Menurut Baghaei, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya mediasi yang sedang dilakukan Pakistan guna meredakan konflik yang disebut Iran sebagai “perang agresi yang dipaksakan Amerika”.
Ia juga menekankan bahwa Iran akan menyampaikan pandangan dan posisinya kepada pihak Pakistan sebagai mediator, bukan kepada AS secara langsung.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, mengonfirmasi kedatangan delegasi Iran dan menyatakan bahwa pembicaraan bilateral akan difokuskan pada upaya menciptakan perdamaian serta stabilitas kawasan.
Pakistan sendiri saat ini memainkan peran penting sebagai penengah dalam konflik yang semakin memanas.
Status Negosiasi Masih Tidak Jelas
Di sisi lain, situasi perundingan antara Iran dan AS masih diliputi ketidakpastian. Kedua negara menunjukkan sikap yang saling bertentangan terkait peluang tercapainya kesepakatan damai.
Putaran pertama negosiasi yang digelar di Islamabad, Pakistan, dua pekan lalu pun belum membuahkan hasil.
Baca tanpa iklan