News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

5 Populer Internasional: IRGC Dilaporkan Ambil Alih Kekuasaan Iran - UEA Keluar dari OPEC

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Dominasi militer diprediksi akan membuat Iran semakin sulit untuk diajak bernegosiasi.

Alih-alih mencari jalan damai, faksi militer di Teheran cenderung memilih jalur konfrontasi dan perlawanan terhadap tekanan sanksi AS.

BACA SELENGKAPNYA >>>

2. Trump Tanggapi Kanselir Jerman yang Sebut Iran Permalukan AS: Dia Tidak Tahu Apa yang Dibicarakan

Presiden AS Donald Trump menanggapi pernyataan Kanselir Jerman Friedrich Merz yang menyebut bahwa Iran sedang mempermalukan AS akibat buntunya diplomasi.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Rabu (29/4/2026), Donald Trump menulis:

"Kanselir Jerman, Friedrich Merz, berpikir tidak apa-apa jika Iran memiliki senjata nuklir.

Dia tidak tahu apa yang dia bicarakan!

Jika Iran memiliki senjata nuklir, seluruh dunia akan menjadi sandera.

Saya sedang melakukan sesuatu terhadap Iran saat ini yang seharusnya sudah dilakukan oleh negara atau presiden lain sejak lama.

Tidak heran Jerman begitu terpuruk, baik secara ekonomi maupun dalam hal lainnya!

Presiden DONALD J. TRUMP"

Sebelumnya, Kanselir Jerman Friedrich Merz menyatakan bahwa pemerintahan Donald Trump kalah di meja perundingan dari Teheran, mengutip The Guardian.

Berbicara kepada mahasiswa di Marsberg, Senin (27/4/2026), Merz menegaskan bahwa pihak Trump justru berada dalam posisi tertekan dalam negosiasi.

“Jelas bahwa Iran sangat pandai dalam bernegosiasi, atau lebih tepatnya, sangat terampil dalam tidak bernegosiasi, membiarkan Amerika datang ke Islamabad lalu pulang tanpa hasil apa pun,” ujarnya.

“Seluruh bangsa dipermalukan oleh kepemimpinan Iran, terutama oleh apa yang disebut Garda Revolusi. Karena itu, saya berharap situasi ini segera berakhir.”

JERMAN VS AS - Presiden AS Donald Trump mengadakan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ruang Oval, Selasa, 3 Maret 2026. Donald Trump membalas kritik Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait kegagalan diplomasi AS dengan Iran. (Foto Resmi Gedung Putih) (Dok White House)
Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini