News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Tak Hanya Jerman, AS Juga Berencana Tarik Pasukannya dari Spanyol dan Italia

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memperluas ancamannya ke wilayah Eropa.

Sebelumnya, Pentagon secara resmi mengumumkan perintah penarikan sekitar 5.000 personel militer AS dari pangkalan mereka di Jerman.

Kini, Trump mengancam bakal memulangkan pasukan militer AS yang bermarkas di Spanyol dan Italia.

Bukan tanpa alasan, Trump menyebut Spanyol dan Italia "pelit" bantuan dalam perang melawan Iran.

Dalam sebuah pernyataannya, Trump terang-terangan meluapkan rasa kecewanya.

Ia merasa AS sudah habis-habisan membentengi Eropa, namun justru ditinggal sendirian saat butuh dukungan di Timur Tengah.

"Italia tidak ada bantuannya sama sekali."

"Spanyol? Spanyol lebih parah lagi, benar-benar mengerikan!" ketus Trump di hadapan media, mengutip RT, Sabtu (2/5/2026).

Emosi Trump disinyalir memuncak karena Spanyol dan Italia enggan mengirim armada laut untuk membantu AS mengamankan Selat Hormuz.

Padahal, menurut Trump, jalur tersebut sangat penting bagi pasokan energi Eropa.

Baca juga: Resmi! AS Bakal Tarik 5.000 Pasukannya dari Jerman Buntut Perseteruan Trump-Merz

Ia juga menyindir sikap 'cuek' para sekutu NATO soal Ukraina.

"Kita bantu mereka urusan Ukraina yang jauhnya seberang lautan, tapi waktu kita butuh mereka, mereka tidak ada. Ini harus kita ingat," tambahnya.

Tarik Pasukan dari Jerman

AS secara resmi bakal menarik pasukannya dari wilayah Jerman.

Tak tanggung-tanggung, jumlah pasukan AS yang bakal ditarik dari wilayah Jerman sebanyak 5.000 tentara.

Langkah ini diambil hanya berselang dua hari setelah Trump melontarkan ancaman pengurangan pasukan di negara sekutu NATO tersebut.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini