Laporan itu juga menyebut Pezeshkian yang memiliki latar belakang ahli bedah jantung ikut terlibat dalam perawatan Mojtaba.
Bahkan sejumlah pejabat senior Garda Revolusi Iran (IRGC) dikabarkan tidak diizinkan menemuinya karena kekhawatiran lokasi sang pemimpin dapat dilacak Israel.
Rumor dan Ketegangan Politik Terus Menguat
Absennya Mojtaba dari ruang publik terus memicu spekulasi mengenai stabilitas kepemimpinan Iran di tengah konflik berkepanjangan dengan AS dan Israel.
Hingga kini belum ada rekaman video atau penampilan langsung Mojtaba Khamenei sejak pengangkatannya sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.
Pemerintah Iran sendiri terus menegaskan bahwa situasi negara tetap terkendali dan kepemimpinan berjalan normal di bawah Mojtaba Khamenei.
(oln/wn/*)
Baca tanpa iklan