News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Korban Agresi Israel di Lebanon Tembus 2.846 Orang

Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERUSAKAN DI LEBANON - Tangkap layar YouTube AlJazeera Arabic 9 April 2026 memperlihatkan kerusakan yang disebabkan oleh serangan udara Israel di daerah Ain al-Mreisseh di Beirut, Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan jumlah korban akibat agresi Israel terus meningkat sejak eskalasi konflik pada Maret 2026,



Ringkasan Berita:

  • Lebanon mencatat 2.846 korban tewas dan 8.693 luka sejak eskalasi konflik pada 2 Maret 2026.
  • Serangan Israel terus menyasar wilayah Lebanon selatan, termasuk area sipil dan infrastruktur publik.
  • Artileri dan serangan udara terbaru dilaporkan terjadi di Nabatieh, Tirus, dan Zibqin.
     

 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon mengumumkan jumlah korban akibat serangan Israel sejak 2 Maret 2026 hingga 10 Mei telah mencapai 2.846 orang tewas.

Selain itu sebanyak 8.693 lainnya terluka.

Pemerintah Lebanon menyebut serangan Israel masih terus berlangsung di sejumlah wilayah.

Terutama Lebanon selatan, dengan sasaran kawasan sipil dan infrastruktur publik.

Dalam beberapa jam terakhir, artileri Israel dilaporkan menggempur kota Kfarjoz dan Kfar Reman di distrik Nabatieh.

Serangan juga terjadi di Srifa, yakni di distrik Tirus, mengutip Al Mayadeen, Senin (11/5/2026).

Selain itu, serangan udara juga terjadi di wilayah Zibqin.

Otoritas Lebanon menilai operasi militer Israel dilakukan secara berulang terhadap area permukiman warga dan fasilitas umum.

Hal itulah yang memperbesar dampak kemanusiaan di kawasan tersebut.

Petugas Medis Jadi Sasaran

Kementerian Kesehatan Lebanon juga mengatakan serangan Israel dalam 24 jam terakhir telah menewaskan 51 orang, termasuk dua pekerja medis.

“Israel terus melanggar hukum internasional dan norma-norma kemanusiaan,"  kata kementerian itu pada hari Minggu (10/5/2026).

Dilaporkan juga lebih banyak kejahatan terhadap paramedis dilakukan oleh Israel.

Israel disebut secara langsung menargetkan dua poin Otoritas Kesehatan di Qalawiya dan Tibinn, distrik Bint Jbeil, dalam dua penggerebekan,

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini