News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Menlu Sugiono Tawarkan QRIS Jadi Referensi Transaksi Digital Negara BRICS

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BRICS INDIA - Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono saat berpidato dalam Forum Pertemuan Tinggi Tingkat Menlu negara anggota dan mitra BRICS, di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Kamis (14/5/2026). Sugiono menawarkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan produk buatan domestik, sebagai model referensi dalam pengembangan sistem pembayaran digital bagi negara-negara anggota BRICS.


TRIBUNNEWS.COM, INDIA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Sugiono menawarkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang merupakan produk buatan domestik, sebagai model referensi dalam pengembangan sistem pembayaran digital bagi negara-negara anggota BRICS. 

Hal ini disampaikan Sugiono dalam pidatonya di forum BRICS Foreign Ministers Meeting (FMM) di New Delhi, India, Kamis (14/5/2026). 

Baca juga: Bicara di BRICS India, Menlu RI Tegaskan Perang Cuma Buang - buang Sumber Daya Global

Sugiono menilai bahwa QRIS telah terbukti berhasil menjadi solusi inovasi digital yang inklusif di Indonesia. 

Berkenaan dengan itu QRIS diharapkan juga dapat diadopsi sebagai sistem transaksi digital untuk memperkuat konektivitas ekonomi antarnegara anggota.

Indonesia menyatakan kesiapannya untuk berbagi pengalaman dalam pengelolaan sistem pembayaran nasional tersebut kepada negara-negara BRICS lainnya.

 

 

"Indonesia siap untuk berbagi pengalaman kami dengan QRIS, sistem pembayaran digital yang dikembangkan secara nasional, sebagai contoh praktis inovasi digital yang inklusif," kata Sugiono.

Menurutnya, keberhasilan QRIS tidak hanya terbatas di pasar domestik, tetapi juga telah teruji dalam skala lintas batas dengan beberapa negara ASEAN. 

Ia meyakini mekanisme ini dapat menjadi acuan bagi blok ekonomi BRICS dalam menciptakan arsitektur pembayaran yang lebih efisien dan modern.

"QRIS juga telah memperluas konektivitas pembayaran lintas batas dengan beberapa negara ASEAN dan mitra, dan dapat menjadi referensi berharga bagi kerja sama BRICS yang lebih luas di bidang ini," jelas Sugiono.

Selain menawarkan QRIS, Sugiono juga menekankan pentingnya grup BRICS untuk menyelaraskan kebijakan ekonomi guna mengurangi ketergantungan pada sistem keuangan tradisional.

Hal ini sejalan dengan dukungan Indonesia terhadap penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan internasional.

"Kami juga mendukung perluasan penyelesaian transaksi mata uang lokal dalam perdagangan antar-negara BRICS," tegasnya.

Menutup pidatonya, Sugiono menekankan bahwa negara-negara BRICS juga harus berperan aktif dalam memangkas ketimpangan akses teknologi di negara-negara Global Selatan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini