News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bertemu PM Belarus, Menko Airlangga Bahas Kerja Sama Energi hingga Ketahanan Pangan

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KERJASAMA BILATERAL - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin di Minsk, Jumat (15/5/2026).

Ringkasan Berita:

  • Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto bertemu Perdana Menteri Belarus Alexander Turchin di Minsk untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia–Belarus.
  • Indonesia menilai Belarus sebagai mitra penting di kawasan Eurasia, terutama dalam pengembangan agroindustri dan mekanisasi pertanian.
  • Kedua negara juga membahas implementasi Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I–EAEU FTA) dan persiapan kunjungan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia pada Juli 2026.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin di Minsk, Jumat (15/5/2026).

Pertemuan tersebut dilaksanakan di sela-sela Rangkaian Pertemuan Ke-8 Sidang Komisi Bersama (SKB) RI–Belarus serta menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan ekonomi strategis kedua negara.

Mereka membahas penguatan kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta perluasan kemitraan di berbagai sektor prioritas.

Belarus merupakan mitra strategis Indonesia di kawasan Eurasia Timur dan menjadi salah satu pintu masuk penting menuju pasar Uni Ekonomi Eurasia (EAEU). 

Dalam pembukaannya, Airlangga menyambut hangat rencana kunjungan kenegaraan Presiden Alexander Lukashenko ke Indonesia pada awal Juli 2026.

Persiapan untuk kunjungan tengah berjalan, termasuk penyelesaian beberapa hal penting yang diharapkan dapat diselesaikan selama kunjungan, terutama Roadmap Kerja Sama antara Belarus dan Indonesia.

“Indonesia juga siap menyambut kunjungan delegasi bisnis Belarus ke Indonesia pada  rangkaian kunjungan presiden Belarus,” ujar Airlangga 

Menurutnya, Belarus memegang posisi signifikan dalam mendukung agenda industrialisasi, ketahanan pangan, dan diversifikasi pasar Indonesia.

Belarus dikenal memiliki basis industri manufaktur yang kuat dengan kontribusi sektor manufaktur mencapai sekitar 20,3 persen terhadap PDB nasional pada tahun 2024.

Secara spesifik, Belarus memiliki keunggulan dalam pengembangan agro-industry dan mekanisasi pertanian yang mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk tingkat swasembada pangan yang mencapai sekitar 96%. 

Dengan pengalaman dan keunggulan Belarus di bidang teknologi pertanian, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan modernisasi sektor pertanian Indonesia serta mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Perdana Menteri Republik Belarus, Alexander Turchin menyampaikan komitmen Belarus untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia dan juga mendukung pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk, guna memperlancar hubungan kedua negara.

Kedua pihak juga berdiskusi perihal Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I–EAEU FTA), yang berhasil ditandatangani pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg.

Indonesia meyakini bahwa tercapainya perjanjian ini mencerminkan komitmen bersama kedua pihak untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi serta mendorong kemitraan perdagangan yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan.

Baca juga: Minyak Kelapa Sawit Asal RI Bakal Bebas Tarif Masuk Rusia hingga Belarus

Turut hadir mendampingi antara lain Duta Besar RI Moskow Jose Tavares, Sesmenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini