News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Hasut UEA Rebut Wilayah Strategis Iran, Pulau Lavan Jadi Sasaran

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Situasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah muncul laporan bahwa sejumlah pejabat AS mendorong Uni Emirat Arab (UEA) untuk merebut salah satu pulau strategis milik Teheran di kawasan Teluk Persia.

Laporan yang pertama kali diungkap media Inggris The Telegraph menyebut bahwa orang-orang di lingkaran Presiden AS Donald Trump mengusulkan agar UEA mengambil alih Pulau Lavan.

“Ayo, serang mereka! Pasukan UEA yang akan berada di lapangan, bukan pasukan AS,” ujar sumber tersebut seperti dikutip media Inggris itu.

Lavan bukan sekadar pulau kecil biasa. Wilayah itu berada di kawasan strategis Teluk Persia dan menjadi salah satu pusat penting ekspor minyak Iran.

Letaknya juga dekat dengan jalur pelayaran internasional menuju Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sebagian besar distribusi minyak dunia.

Karena itu, siapa pun yang menguasai kawasan tersebut akan memiliki pengaruh besar terhadap keamanan energi global.

Pejabat di lingkaran Presiden AS Donald Trump diyakini melihat Pulau Lavan sebagai titik tekanan strategis terhadap Iran.

Dengan menekan Pulau Lavan, AS dan sekutunya dapat mempersempit ruang gerak Teheran dalam menggunakan ancaman penutupan jalur energi internasional sebagai alat tekanan politik.

Trump ‘Kompori’ UEA

Untuk mempercepat tekanan terhadap Iran, AS disebut mendorong Uni Emirat Arab (UEA) untuk terlibat langsung dalam tekanan militer terhadap Iran.

Langkah tersebut dinilai sebagai strategi Washington untuk melemahkan Teheran tanpa harus mengirim pasukan Amerika Serikat sendiri ke medan perang.

UEA sendiri dianggap sebagai mitra paling siap untuk menjalankan operasi semacam itu.

Dibanding sejumlah negara Teluk lainnya, Abu Dhabi memiliki kekuatan militer yang lebih modern, termasuk armada udara canggih, sistem pertahanan mutakhir, serta kerja sama intelijen yang erat dengan AS dan Israel.

Kedekatan geografis juga menjadi faktor penting. UEA berada sangat dekat dengan Iran dan kawasan Selat Hormuz, jalur pelayaran energi paling vital di dunia. 

Posisi itu membuat Abu Dhabi menjadi salah satu negara yang paling terdampak apabila konflik Iran meluas dan mengganggu distribusi minyak global.

Baca juga: Media Israel: Mesir Perkuat Perisai Udara Arab Saudi, UEA, dan Kuwait di Tengah Ancaman Iran

Dalam beberapa tahun terakhir, kekhawatiran UEA terhadap kekuatan militer Iran juga semakin meningkat, terutama terkait kemampuan rudal dan drone Teheran.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini