News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Teheran Pasang Syarat Damai ke AS, Dana Rp190 Triliun Harus Cair dalam 60 Hari

Penulis: Namira Yunia Lestanti
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Iran dilaporkan memasang syarat penting dalam proses negosiasi damai dengan Amerika Serikat.

Dalam laporan terbaru yang diungkap kantor berita Tasnim News Agency, Teheran meminta pencairan aset beku senilai 12 miliar dolar AS atau sekitar Rp190 triliun sebagai bagian awal dari kesepakatan yang tengah dibahas kedua negara.

Tak hanya itu, Iran juga menuntut tambahan dana sebesar 12 miliar dolar AS lainnya harus ditransfer dalam waktu maksimal 60 hari setelah perjanjian resmi ditandatangani.

Langkah ini dilakukan Iran karena selama bertahun-tahun negara tersebut mengalami tekanan ekonomi berat akibat sanksi internasional yang diberlakukan Amerika Serikat dan sekutunya.

Sanksi tersebut membuat sebagian besar aset dan transaksi keuangan Iran di luar negeri dibekukan sehingga mempengaruhi kondisi ekonomi domestik.

Pemerintah Iran menilai pencairan aset beku menjadi bagian penting dalam proses pemulihan ekonomi nasional.

Dana tersebut dibutuhkan untuk membantu stabilitas keuangan negara, mendukung impor kebutuhan penting, memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat, hingga memulihkan sektor perdagangan dan energi yang terdampak sanksi.

Selain faktor ekonomi, Iran juga ingin memastikan Amerika Serikat benar-benar menjalankan komitmen dalam kesepakatan yang sedang dinegosiasikan.

Teheran disebut tidak ingin kembali mengalami kendala seperti pencairan dana Iran di Korea Selatan dan Qatar pada masa sebelumnya yang sempat tertunda akibat berbagai hambatan teknis dan politik.

Karena itulah, Iran meminta adanya jaminan pencairan dana secara bertahap dengan tenggat waktu yang jelas. 

Teheran mengklaim mekanisme tersebut penting agar kesepakatan tidak hanya bersifat politik, tetapi juga memberikan hasil konkret bagi Iran.

Sementara itu, pengamat menilai tuntutan Iran mengenai pencairan aset menunjukkan bahwa isu ekonomi kini menjadi salah satu fokus utama dalam pembicaraan damai antara Teheran dan Washington.

Baca juga: Qatar Bantah Tawarkan Rp 195,6 Triliun ke Iran untuk Kesepakatan Damai dengan AS

Konflik Iran-AS Jadi Latar Belakang Negosiasi

Adapun negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat berlangsung di tengah ketegangan besar yang sempat mengguncang kawasan Timur Tengah sejak Februari lalu. 

Konflik memanas setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap Iran.

Serangan tersebut kemudian dibalas oleh Teheran dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel serta sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini