Ringkasan Berita:
- Kapal kargo berbendera Vanuatu diserang drone saat berlayar dari Odessa, Ukraina menuju Turki pada Kamis malam.
- Dua awak kapal asal Turki mengalami luka ringan dan kini dipantau oleh Konsulat Jenderal Turki di Odessa.
- Pemerintah Turki mendesak semua pihak menahan diri dan menjaga keamanan pelayaran sipil di Laut Hitam.
TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Turki mengonfirmasi sebuah kapal kargo yang mengangkut muatan curah kering dari pelabuhan Odessa, Ukraina, menuju Türkiye menjadi sasaran serangan pesawat nirawak di Laut Hitam, Jumat (29/5/2026).
Dalam pernyataannya, kementerian menyebut kapal berbendera Vanuatu itu diserang pada malam 28 Mei ketika sedang berlayar menuju Türkiye.
Akibat insiden tersebut, dua awak kapal berkewarganegaraan Turki mengalami luka ringan.
Pemerintah Türkiye menyatakan kondisi kedua korban saat ini terus dipantau oleh pejabat Konsulat Jenderal Turki di Odessa.
Ankara juga kembali menyampaikan kekhawatiran terkait meningkatnya risiko keamanan di Laut Hitam akibat eskalasi terbaru dalam konflik perang di kawasan tersebut, mengutip Anadolu Agency.
Kementerian menilai situasi itu dapat berdampak buruk terhadap Türkiye, terutama terkait keamanan pelayaran dan stabilitas kawasan.
Turki pun mengingatkan seluruh pihak agar menghindari langkah-langkah yang dapat memperluas konflik secara tidak terkendali.
Selain itu, Ankara kembali menyerukan pentingnya menjaga keselamatan navigasi maritim sipil di Laut Hitam serta mendorong penyelesaian perang melalui jalur perundingan.
Pemerintah Turki menegaskan tetap siap mendukung langkah-langkah regional yang berorientasi pada hasil guna mencegah eskalasi lebih lanjut dan mempercepat terciptanya perdamaian.
(*)
Baca tanpa iklan