News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Malam Mencekam di Ukraina, Rusia Luncurkan Serangan Besar ke Kyiv, Dnipro, Kharkiv

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUSIA SERANG UKRAINA - Foto kerusakan di sejumlah bangunan di Dnipro pada Senin (1/6/2026). Pada 2 Juni 2026 dini hari, Rusia meluncurkan serangan besar ke wilayah Kyiv, Dnipro, dan Kharkiv.

Serangan ini terjadi setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama beberapa hari terakhir berulang kali memperingatkan adanya ancaman serangan besar dari Rusia.

Berdasarkan informasi intelijen Ukraina, Moskow disebut telah menyiapkan operasi serangan baru dalam skala besar.

"Peringatan intelijen mengenai serangan Rusia tetap berlaku. Serangan besar-besaran mungkin terjadi, mereka telah mempersiapkannya.

Para pembela langit kita siap 24 jam sehari, sejauh kemampuan yang tersedia saat ini," kata Zelenskyy.

Sebelumnya, Zelenskyy juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan peringatan serangan udara dan segera mencari perlindungan saat sirene berbunyi.

Menurutnya, tidak ada jaminan bahwa pihak Rusia akan menahan diri dari eskalasi yang lebih besar.

Ancaman serangan ini muncul setelah Rusia secara terbuka menyatakan akan melancarkan serangan sistematis terhadap fasilitas strategis Ukraina, termasuk yang berada di Kyiv.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bahkan sebelumnya menyebut kemungkinan serangan terhadap "pusat-pusat pengambilan keputusan" Ukraina dan meminta negara-negara asing mempertimbangkan evakuasi personel diplomatik dari ibu kota.

Gelombang serangan terbaru ini memperpanjang kampanye pengeboman Rusia yang dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat.

Pada 24 Mei lalu, Rusia melancarkan salah satu serangan terbesar terhadap Kyiv dan wilayah sekitarnya dengan menembakkan sekitar 90 rudal dan 600 drone, yang menyebabkan kerusakan pada sejumlah gedung pemerintahan, fasilitas budaya, serta menewaskan dan melukai puluhan warga sipil.

Eskalasi serangan udara Rusia terjadi di tengah kebuntuan diplomatik dan perlambatan kemajuan pasukan Moskow di medan perang. Sementara itu, Ukraina terus berupaya memperkuat sistem pertahanan udaranya untuk menghadapi ancaman serangan yang diperkirakan masih akan berlanjut dalam waktu dekat, seperti diberitakan KSL.

Zelenskyy: Ukraina Bisa Targetkan Logistik Militer Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim pasukannya kini mampu menjangkau hampir seluruh jalur logistik militer Rusia di wilayah pendudukan setelah serangkaian serangan terhadap infrastruktur energi Moskow.

Menurut Zelenskyy, antara Januari hingga Mei 2026, Ukraina telah menyerang 15 kilang minyak Rusia, yang berdampak pada pasokan bahan bakar dan kemampuan logistik Rusia.

"Para pejuang kita sekarang memiliki kemampuan untuk menjangkau logistik militer Rusia di hampir seluruh wilayah yang diduduki sementara. Praktis tidak ada jalan aman yang tersisa bagi penjajah di selatan dan timur negara kita," ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah Korps Angkatan Darat Ketiga Ukraina melaporkan bahwa drone mereka telah menguasai sejumlah jalur pasokan penting Rusia di wilayah pendudukan Luhansk. Di saat yang sama, wilayah Krimea yang diduduki Rusia mulai mengalami kelangkaan bahan bakar hingga memaksa otoritas setempat membatasi penjualan bensin.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini