News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gempa di Sulut

Tsunami Melanda 6 Wilayah di Filipina, Tingginya Mencapai 1,4 Meter

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Salah satu bangunan di Universitas Notre Dame of Dadiangas di Kota General Santos runtuh setelah gempa bumi berkekuatan Magnitude 7,8 yang melanda Mindanao, Filipina, Senin 8 Juni 2026. /Foto milik Br. Manuel de Leon, Rektor Universitas Notre Dame of Dadiangas.

TRIBUNNEWS.COM, FILIPINA - Gelombang tsunami melanda enam wilayah di Filipina.

Tsunami melanda Filipina setelah gempa bumi berkekuatan magnitude 7,8 melanda lepas pantai provinsi Sarangani pada Senin pagi, menurut Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs).

Phivolcs mengatakan gelombang tsunami tercatat di daerah-daerah berikut: 

  • Maasim, Sarangani: 07:42 pagi
  • Kiamba, Sarangani: 07.44 pagi
  • Kalamansig, Sultan Kudarat: 07:59
  • Mati, Davao Oriental: 08:19 pagi
  • Kota Zamboanga: 08:32 pagi
  • Kota Tandag, Surigao del Sur: 08:45

Phivolcs mengatakan ketinggian gelombang tsunami bervariasi, yang tertinggi mencapai 1,4 meter di atas pasang surut normal.

Sampai saat berita ini dipublikasikan, badan tersebut mengatakan bahwa peringatan tsunami belum dicabut.

Sementara itu, Phivolcs mencatat 138 gempa susulan hingga pukul 11:00 pagi.

Dari gempa susulan tersebut, hanya sembilan yang dirasakan, dengan magnitudo berkisar antara 1,3 hingga 6,7.

Terletak di "Cincin Api" Pasifik tempat lempeng tektonik sering bertabrakan, Filipina sering mengalami gempa bumi dan aktivitas vulkanik.

Gempa di Sulut

Saat bersamaan gempa bumi melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dengan kekuatan Magnitudo 7,7.

Berdasarkan rilis BMKG, pusat gempa terjadi di arah barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe di kedalaman 105 Km.

Kepulauan Sangihe berada di perairan utara Pulau Sulawesi yang membentang ke arah utara hingga berbatasan langsung dengan perairan Davao del Sur, Filipina.

Kepulauan Sangihe merupakan sebuah kabupaten mandiri beribu kota di Tahuna.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri atau mencabut status peringatan dini tsunami untuk wilayah Indonesia pada Senin (8/6/2026) pagi pukul 10.15 WIB.

Belum dilaporkan korban jiwa dalam gempa itu, termasuk kerusakan bangunan.

PERINGATAN DINI TSUNAMI - Info gempa pada pukul 06.37.42 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. (Tribunnews.com/BMKG)

Korban jiwa di Filipina

Laporan media Filipina Inquirer menyebutkan gempa menewaskan setidaknya tiga orang, merusak bangunan, mengganggu kegiatan belajar mengajar dan layanan utilitas.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini