TRIBUNNEWS.COM - Panggung Piala Dunia 2026 selalu punya cara sendiri untuk melahirkan pahlawan yang tidak terduga.
Pada laga pembuka Grup Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, sorotan dunia tidak tertuju pada barisan penyerang bintang Spanyol, melainkan pada sosok pria berusia 40 tahun di bawah mistar gawang Tanjung Verde, Josimar Jose Evora Dias atau yang lebih dikenal dengan nama Vozinha.
Tanjung Verde, negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika yang berpenduduk kurang dari setengah juta jiwa, berhasil memaksa raksasa Eropa, Spanyol, bermain imbang tanpa gol 0-0.
Hasil tersebut langsung menjadi salah satu kejutan terbesar pada awal turnamen.
Benteng Kokoh Berusia 40 Tahun
lihat foto
TIM TANJUNG VERDE. Tanjung Verde untuk pertama kalinya dalam sejarah lolos ke Piala Dunia setelah mengalahkan Eswatini di babak kualifikasi, Senin (13/10/2025).
Spanyol tampil dominan dengan melepaskan 27 tembakan sepanjang pertandingan.
Namun, setiap kali Lamine Yamal, Nico Williams, hingga Pedri berhasil menembus pertahanan Tanjung Verde, Vozinha selalu hadir menyelamatkan timnya.
Total tujuh penyelamatan krusial berhasil dicatatkan sang kiper.
Berkat penampilan gemilang itu, penjaga gawang klub kasta kedua Portugal, Chaves, dinobatkan sebagai Man of the Match.
Di usia 40 tahun 12 hari, ia juga menorehkan sejarah sebagai salah satu pemain tertua yang menjalani debut di pentas Piala Dunia.
Begitu peluit panjang berbunyi, Vozinha langsung dikerumuni rekan-rekan setimnya.
Ia pun tak mampu menahan air mata haru.
"Saya menangis karena saya dibesarkan oleh kakek-nenek saya, dan sayangnya mereka sudah tiada. Mereka adalah segalanya dalam hidup saya," ungkap Vozinha emosional.
"Ibu saya juga tidak bisa hadir di sini karena kendala biaya pengurusan visa yang terlambat," lanjutnya.
lihat foto
KIPER TANJUNG VERDE. - Kolase tangkap layar dari X/@paulpogba dan Instagram/@fifaworldcup, Selasa (16/6/2026). Vozinha tampak menahan air mata sambil memeluk rekan setimnya di tengah perayaan para pemain Tanjung Verde, tangkapan layar ini menunjukkan luapan emosi setelah penampilan heroik Vozinha di bawah mistar gawang. Wajah Vozinha yang berkaca-kaca menjadi simbol perjuangan panjang dan kebanggaan negara Afrika itu di panggung terbesar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026.
Demam Vozinha: Dipuji Pogba dan Meledak di Brasil
Aksi heroik yang dibalut kisah menyentuh tersebut langsung memicu gelombang simpati di media sosial.
Bintang Prancis, Paul Pogba, bahkan ikut melontarkan pujian melalui akun media sosialnya.