News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

RSCM Kirana Peroleh Bantuan Rp 695 Juta

Penulis: Budi Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RSCM Kiran unit Departemen dari penanganan mata memperoleh bantuan Rp 695 juta untuk operasi mata katarak bagi 1000 penderita katarak tidak mampu. Penandatangan bantuan dilakukan masing-masing paling kiri Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat (paling kiri) dengan Kepala Departemen RSCM Kiranan Dr dr Widya Artini SpM (Paling kanan) di RSCM Kirana Jakarta, Senin (12/3/2012)

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA – Tingginya angka kebutaan akibat katarak setiap tahun di Indonesia mencapai 240.000 penderita, sementara sekitar 120.000 penderita secara nasional tidak dapat ditangani.

Rumah Sakit Cipto Mangkusumo (RSCM) Kirana salah satu unit departemen untuk penanganan mata di Jakarta memperoleh bantuan Rp 695 juta untuk melakukan operasi mata secara gratis untuk 1000 penderita katarak tidak mampu yang ada di Jakarta.

Bantuan untuk operasi katarak gratis bagi masyarakat tidak mampu itu diberikan oleh PT Sidomuncul kepada pihak RSCM Kirana Jakarta yang dilakukan melaluli penandatangan kerjasama antara Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat dengan Kepala Departemen RSCM Kirana Dr dr Widya Arini, SpM di Jakarta.

Bantuan ini merupakan bagian dari kegiatan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia atas pencanagan gerakan penangulangan katarak yang dimotori oleh Sidomuncul PERDAMI dan didukung oleh RS, kilinik mata. Pemda. LSM, Yayasan dan masyarakat umum yang tergerak membantu.

Menurut Irwan Hidayat untuk tahun 2012 PT Sidomuncul akan membantu kegiatan operasi katarak untuk masyarakat tidak mampu sebanyak 12.000 orang, “Hingga Maret setidaknya sudah ada 2.156 orang yang telah menjalani operasi, sedangkan sekitar 6.179 orang terjadwal untuk melakukan operasi.

RSCM Kirana sendiri menurut Kepala Departemen RSCM Kirana, Dr dr Widya Artini SpM (K) setiap tahun setidaknya telah melakukan operasi kegiatan mata terhadap 2000 penderita dan 2000 lagi dilakukan dengan kegiatan bakti sosial.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini