News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mendengkur Meningkatkan Risiko Gangguan Jantung

Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendengkur bisa jadi gejala adanya gangguan kesehatan tubuh. Salah satu gangguan tidur adalah Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau pereode tidur yang disertai dengan pereode berhenti nafas.

"Penderita OSA dalam jangka panjang akan bisa meningkatkan risiko hipertensi, penyakit jantung koroner dan juga stroke," papar dr Ari Cahyono SpTHT dari RS Premeir Bintaro dalam Health Talk Jangan Sepelekan Tidur Mendengkur! di RS Premeir Bintaro, Rabu (30/5/2012).

Dikatakan, OSA  menyebabkan tubuh mengalami kekurangan oksigen sehingga  memunculkan  peradangan di bagian tubuh tertentu.

"Jika peradangan itu  menekan pembuluh darah, akhirnya menyebabkan tekanan darah tinggi, jika jantung kurang  oksigen bisa menyebabkan  jantung sementara jika otak kurang  oksigen otak bisa memicu stroke," ungkapnya.

Dikatakannya, semakin lama mendengkur makin beresiko. "Perlu diwaspadai bagi yang biasa tidur mendengkur selama lebih 4 tahun tahu lebih membahayakan," paparnya.

Yang paling membahayakan penyakit ini adalah orang yang mempunyai tubuh gemuk, menderita kencing manis,  hipertensi dan amandel.

Gangguan mendengkur lebih banyak diderita kalangan orangtua karena kekuatan otot lebih lemah.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini