News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

4 Makanan yang Bisa Membuat Gas Pencernaan Berbau Lebih Menyengat

Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MAKANAN DAN MINUMAN - Foto ilustrasi seseorang menutup hidung karena bau. Penelitian terbaru tentang kentut menunjukkan bahwa rata-rata orang kentut sekitar 8 hingga 14 kali per hari, bahkan beberapa penelitian menemukan jumlahnya bisa mencapai 32 kali sehari.

 

TRIBUNNEWS.COM - Tidak ada hal yang lebih normal, alami, sekaligus memalukan daripada kentut.

Anda mungkin bisa berpura-pura bahwa suara yang terdengar berasal dari sepatu yang berdecit, tetapi akan sulit mengelak jika disertai bau menyengat yang khas.

Mengutip eatingwell.com, penelitian terbaru tentang kentut menunjukkan bahwa rata-rata orang kentut sekitar 8 hingga 14 kali per hari, bahkan beberapa penelitian menemukan jumlahnya bisa mencapai 32 kali sehari.

Lalu, apa yang membuat kentut berbau dan apa yang bisa dilakukan untuk menguranginya?

Menurut ahli gizi Whitney Stuart, bau tersebut berasal dari gas hidrogen sulfida yang dihasilkan ketika bakteri usus memfermentasi makanan yang mengandung sulfur.

"Bau tidak sedap itu memang tidak disukai banyak orang, tetapi dalam jumlah tertentu bisa menjadi tanda bahwa Anda mengonsumsi makanan tinggi serat dan kaya nutrisi yang baik untuk mikrobioma usus," jelasnya.

Meski kentut berbau merupakan bagian normal dari proses pencernaan, beberapa makanan diketahui dapat membuat baunya semakin kuat.

Baca juga: Daftar Makanan yang Dapat Turunkan Tekanan Darah Secara Alami, Ini Penjelasannya

1. Sayuran Cruciferous

Sayuran seperti brokoli, kubis Brussel, dan kembang kol mengandung senyawa sulfur yang sangat baik bagi kesehatan, tetapi juga menjadi penyebab bau seperti telur busuk.

"Makanan ini mengandung senyawa sulfur yang dipecah oleh bakteri usus menjadi hidrogen sulfida, yaitu gas yang menghasilkan aroma telur busuk," kata ahli gizi Caitlin Beale.

Meski dapat menyebabkan bau tidak sedap, sayuran cruciferous memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Mengonsumsi lima hingga enam porsi per minggu dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal, saluran pencernaan bagian atas, paru-paru, dan kandung kemih.

Alih-alih menghindarinya, Beale menyarankan untuk mengonsumsi sayuran tersebut dalam kondisi matang dan meningkatkan porsinya secara bertahap agar usus dapat beradaptasi.

2. Kacang-Kacangan

Sejak kecil banyak orang sudah tahu bahwa kacang-kacangan dapat menyebabkan lebih banyak gas. Selain meningkatkan frekuensi kentut, makanan ini juga dapat membuat baunya lebih kuat.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini