News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Salah Mengolah Makanan Pengaruhi Glikemik Indeks

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebanyakan makanan low Glikemik Indeks (GI) adalah makanan yang mengandung serat dan protein. Tetapi proses dan cara pengolahan makanan dapat memengaruhi nilai GI.

"Sebaiknya jika mengonsumsi makanan itu berwarna-warni. Banyak sayur dan buah akan semakin baik dan menyeimbangkan kadar gula darah," ujar dr. Elvina Karyadi.

Ada beberapa faktor yang memengaruhi nilai GI yakni :
- Kematangan
Semakin matang atau waktu penyimpanan semakin lama, jenis buah akan memiliki nilai GI yang tinggi.

- Pengolahan
Semakin halus seuatu makanan, nilai GI semakin tinggi. Karena makanan yang mudah dicerna dalam tubuh menyebabkan glukosa cepat dikirim ke darah. Misalnya: Kentang memiliki kadar GI 54, tetapi ketika diolah menjadi mashed potato, kadar GI menjadi 73.

- Metode Masak
Lama waktu memasak akan memengaruhi nilai GI. Misalnya: pasta al dente mempunyai GI lebih rendah dibandingkan pasta yang dimasak sampai lunak.

- Keberagaman
Saat mengonsumsi makanan high GI, kita dapat menggabungkannya dengan makanan low GI. Misalnya: varietas beras bulir panjang memiliki kadar GI lebih rendah daripada beras merah.

- Porsi
Porsi makan tetap harus diperhatikan meski makanan tersebut memiliki kadar low GI. Karena hal ini berhubungan untuk mengendalikan kadar gula darah dan berat badan. Misalnya: satu butir telur memiliki GI 30. Kalau dikonsumsi lebih dari satu setiap hari dan pengolahannya digoreng dapat menaikkan nilai GI.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini