News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Operasi karena Obesitas, Pertimbangkan Efeknya

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Obesitas tergolong kondisi yang membahayakan. Pasalnya dapat memberikan efek negatif ke seluruh tubuh.

Menurut dr. Aaryan N. Koura, MD, dari Divisi Bedah Metabolik - Tan Tock Seng Hospital, Singapura, mengatakan obesitas merupakan penyakit yang sangat serius. Anak-anak, remaja, maupun dewasa dapat terkena obesitas. Penyebabnya karena pola dan gaya hidup yang banyak berubah.

"Ini harus diperhatikan. Terutama adanya kemungkinan bahwa anak cucu kita akan hidup lebih singkat dibanding pendahulunya," ujar Koura.

Karena obesitas, seseorang dapat terkena penyakit seperti diabetes, hipertensi, kardiovaskular, bahkan kanker. Jika terkena diabetes, penyakit ini belum ada obatnya, ditambah lagi dapat membawa penyakit-penyakit kronis lain di tubuh. Perawatannya pun tidak instan.

"Orang-orang yang obesitas dengan diabetes, bisa sedikit tertolong dengan diet bahkan operasi."

Kapan waktunya operasi? Bila seseorang telah menempuh cara konvensional sudah dilakukan, tapi tidak berhasil. Berdasarkan Koura, 83 persen diabetes bisa dikontrol dan dicegah dengan operasi.

Operasi tersebut dinamai Gastric Bypass. Namun yang perlu diwaspadai efek dari operasi tersebut seperti mudah capai dan pendarahan selama beberapa minggu.

"Tindakan Gastric Bypass sangat disarankan bagi penderita diabetes yang kesulitan mengontrol pola makan. Pada sebagian besar pasien ditemukan tingkat gula darah menurun signifikan pascaoperasi," tuturnya.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini