News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ini Jurus Cespleng Guru TK Biar Anak Mau Gosok Gigi

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: Fajar Anjungroso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasien yang mengalami permasalahan gigi melakukan perawatan di ruang Fakultas Kedokteran gigi Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2012). Produsen sikat gigi dan pasta gigi, Pepsodent menyelenggarakan bulan kesehatan gigi nasional (BKGN) di berbagai wilayah di Indonesia. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Tribunnews.com Agustina

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebiasaan baik akan memetik hasil yang baik pula. Hal tersebut yang ditanamkan oleh seorang guru taman kanak-kanak (TK) di salah satu kota di Jawa Barat.

Ia adalah Sri Sugiyarni. Guru TK ini mengawali karirnya di sebuah TK swasta di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 1992. Ia tak hanya mengajarkan nyanyian, keterampilan motorik, cara berbagi, sosialisasi, tetapi juga mengenalkan kebiasaan baik. Seperti makan bersama, mencuci piring setelah makan, serta menggosok gigi.

Menggosok gigi memang terkesan sederhana. Tetapi jika perilaku tersebut tak dikenalkan dengan baik sejak dini, anak kita akan 'berjarak' atau enggan melakukannya.

Karena berbekal pengetahuan dan skill ketika mengajar di Bandung, ia juga mengajarkan ke murid didik barunya. Ia bercerita mengenai aktivitas menggosok gigi dengan media boneka. Cerita berkisah tentang persahatan para binatang yang terdiri dari kelinci, sapi, dan kucing.

Masing-masing binatang bercerita kalau mereka memiliki gigi yang hampir sama dengan manusia. Tetapi si kuman yang bandel senang menyerang gigi para binatang, terlebih jika mereka tidak membersihkan gigi setelah makan dan sebelum tidur.

 Untungnya sang penolong datang, ia sejenis robot yang terbuat dari bungkus pasta gigi. Ia mampu membasmi kuman di gigi dengan senjatanya, yaitu sikat dan pasta gigi. Akhir cerita, para binatang memiliki gigi sehat dan cemerlang, seperti anak Indonesia yang mempunyai senyum indah dan gigi bersih.

"Kebetulan kami mengajarkan bukan dengan melihat gambar, tapi bercerita dengan boneka. Karena nasehat melalui cerita lebih mudah masuk," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini