TRIBUNNEWS.COM - Di usia enam bulan, sistem pencernaan bayi sudah siap untuk menerima makanan padat yang pertama. Inilah saatnya ibu mengenalkan makanan lain selain ASI, agar tumbuh kembang bayi lebih optimal.
Perlu dilihat juga berbagai kondisi yang menandakan bayi sudah bisa mendapatkan makanan padatnya, yaitu:
* Anak bisa menelan makanan.
* Anak mampu duduk tegak.
* Anak bisa mengkoordinasikan mata, tangan, dan mulut dengan baik, artinya anak bisa melihat makanan, mengambilnya, lalu memasukkannya ke mulut.
Makanan padat yang bisa diberikan pertama kali untuk bayi, di antaranya buah dan sayuran yang dihaluskan, seperti kentang, nasi, sereal, labu, pisang, melon, alpukat, wortel.
Selama tiga hari pertama kenalkan pada satu jenis makanan, misalnya pisang. Setelah itu bisa ditambah satu jenis makanan lagi, hingga kemudian anak mengenal beragam makanan.
"Amati apakah anak alergi atau tidak saat diberi makanan baru. Tandanya, misalnya ia mengalami diare, muntah, bersin-bersin, muncul ruam kemerahan di kulit, atau muka bengkak," pesan Dr. Zakiudin Munasir, Sp.A(K), spesialis anak dari FKUI-RSCM.
Jika terjadi reaksi alergi, konsultasikan ke dokter.
Pada awalnya jangan berpikir bahwa anak harus makan tiga kali sehari. Porsi nutrisi terbesar masih diperoleh dari ASI.
Kenalkan makanan pada saat yang menyenangkan cukup sekali sehari dan cukup beberapa sendok saja.
"Jangan dipaksa jika anak belum mau, tapi jangan bosan mencoba. Setiap hari ibu harus berusaha mengenalkannya sampai akhirnya anak mau menyantap makanan padat," saran ahli nutrisi dari FKUI, Dr.dr. Saptawati Bardosono, M.Sc.
Dr. Tati mengatakan lebih baik orang tua tidak menambahkan garam atau gula, apalagi penyedap, dan biarkan anak berpengalamanan merasakan rasa asli makanan.
Pada usia 8 bulan, anak mulai bisa diberi makan tiga kali sehari, dikombinasi antara makanan halus dan makanan cacah.
Usia 12 bulan atau 1 tahun, anak sudah makan tiga kali sehari, dengan makanan seperti anggota keluarga yang lain. Anak usia 12 bulan masih bisa mendapatkan ASI atau susu, dan camilan sehat. Susu penuh lemak masih diperlukan anak usia di bawah 2 tahun, untuk mendukung tumbuh kembangnya.
Baca tanpa iklan