News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Parenting

44 Persen Jajanan Anak Sekolah Belum Penuhi Syarat Sehat

Editor: Agung Budi Santoso
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Awasi dan pantau anak-anak sekolah dari jajanan tak sehat dan mengandung racun kimia mulai dari unsur penyedap, pewarna, pemanis dan pengawet berbahaya.

Laporan Wartawan Warta Kota, Lilis Setyorini

TRIBUNNEWS.COM - Sekolah bisa dijadikan rumah kedua bagi anak-anak. Sementara kantin bisa juga disamakan dengan dapur di rumah. Sekalipun membawa bekal, anak sesekali bahkan tetap sering jajan di kantin juga. Hingga kebersihan dan kualitas jajanan di kantin sekolah juga jadi perhatian orangtua.

Sayangnya hasil pengawasan terhadap Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, selama tahun 2006-2010, sekitar 40-44 persen jajanan anak sekolah belum memenuhi syarat. Salah satunya disebabkan kurang higienitas kantin.

"Kebersihan kantin sekolah berperan penting dalam menyediakan makanan dan minuman yang aman dan sehat untuk anak-anak. Jajanan sehat tidak hanya bergantung pada kandungan dalam jajanan saja, namun yang tak kalah pentingnya tingkat higienitas kantin dan sistem sanitasi kantin sekolah," ujar pakar kesehatan masyarakat yang aktif di Kementerian Kesehatan RI,Dr Nurrahmiati MKM dalam acara peluncuran kampanye "Kantin Higienis Sunlight" di Hotel Le Meridien, Kamis (20/6).

Menurut Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM Dr Roy A Sparringa M AppSc mengatakan kantin yang berkualitas sangat berhubungan dengan kualitas air, ventilasi, pengelolaan air limbah, tempat sampah, tempat cuci tangan, dan piring, tempat peyimpanan alat makan dan masak, lingkungan tempat cuci peralatan makan dan masak, higienitas penjaja makan dan lainnya.

Agar kantin sehat semakin banyak, diadakan kampanye kantin higienis sunlight. Menurut Senior Brand Manager Risyantie Wulansari, rangkaian kampanye ini menggelar road show mendatangi tujuh sekolah dasar terpilih di tujuh kota di Indonesia. Selain itu juga kempetisi higienis sunlight.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini