News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Hati-hatilah Mengonsumsi Aspirin

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Promosi berlebihan tentang aspirin telah lama berlangsung, yang membuat banyak orang menilainya sebagai obat mujarab untuk menangkal penyakit jantung, stroke, bahkan kanker.

Bagi mereka yang berisiko tinggi untuk terkena penyakit jantung dan stroke, konsumsi aspirin setiap hari memang bisa membantu. Pasalnya, aspirin bersifat mengencerkan darah, sehingga mengurangi risiko darah menggumpal dan menyumbat pembuluh darah, yang bisa memicu terjadinya serangan jantung dan stroke. Bahkan dinyatakan juga dapat mengurangi risiko kanker tertentu.

 Tinjauan yang dilakukan tim di Warwick Medical School terhadap bukti yang dihasilkan NHS National Institute for Health Research menunjukkan bahwa konsumsi aspirin memiliki sisi negatif juga, yaitu dapat menyebabkan perdarahan di otak dan perut.

Oleh karena itu, orang yang sehat dianjurkan tidak mengonsumsi aspirin sebagai langkah rutin mencegah penyakit. Darah yang sulit membeku setelah minum aspirin, bisa menjadi masalah bagi orang yang tidak berisiko tinggi stroke maupun penyakit jantung.

Prof. Aileen Clarke, pemimpin tinjauan tersebut mengatakan kepada BBC,"Semula untuk usia di atas 50 tahun dianjurkan mengonsumsi aspirin untuk menurunkan risiko kanker. Sebetulnya belum ada penelitian final tentang hal itu, maka harus hati-hati".

Amy Thompson, perawat jantung senior di British Heart Foundation menyatakan,"Aspirin penting bagi pasien penyakit jantung, tetapi bagi orang yang tidak sakit jantung mungkin lebih besar risiko daripada manfaatnya.

Penelitian lebih lanjut tentang siapa yang perlu mengonsumsi aspirin, masih berlangsung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini