News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gunung Kelud Meletus

Trik Membersihkan Abu Vulkanik Tanpa Mengganggu Kesehatan

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kendaraan water cannon milik Brimob dikerahkan untuk melakukan penyemprotan abu vulkanik letusan Gunung Kelud di Bandara Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (15/2/2014). Sekitar seribu personel TNI dikerahkan untuk membersihkan kawasan Lanud dan Bandara Adisutjipto yang tertutup abu vulkanik hingga setebal 5 sentimeter. TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI

TRIBUNNEWS.COM - Letusan Gunung Kelud yang terjadi pada Kamis (13/2/2014) malam sekitar pukul 22.50 WIB menimbulkan hujan abu vulkanik di berbagai daerah.

Bahkan, ketebalan abu vulkanik mencapai beberapa sentimeter di kota-kota tertentu dari Yogyakarta, Kebumen, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Banyuwangi, hingga Tasikmalaya dan Bandung.

Sebelum membersihkan lapisan abu vulkanik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Jangan sembarangan sebab abu vulkanik mungkin mengandung unsur yang berbahaya bagi tubuh dan lingkungan.

Menurut dokter ahli kesehatan paru dari RSUP Persahabatan Jakarta, Agus Dwi Santoso, debu vulkanik kemungkinan mengandung asam yang berdampak lebih berat karena sifatnya yang lebih merusak saluran pernapasan.

Hal ini sama dengan abu vulkanik yang mengandung berbagai gas berbahaya seperti CO, H2S, SO2, atau yang mengandung komponen kristal seperti silika.

Berikut ini adalah panduan membersihkan abu vulkanik di berbagai tempat di sekitar rumah Anda. Panduan diperoleh berdasarkan informasi dari International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN).

Hal yang harus dilakukan dalam membersihkan abu vulkanik di luar ruangan:

1. Rencanakanlah hari untuk kerja bakti membersihkan abu bersama tetangga atau komunitas Anda. Ingat, koordinasi harus dilakukan.

2. Usahakan untuk berkoordinasi dengan instansi tertentu tentang cara pembuangan abu vulkanik.

3. Selalu pakai masker debu. Jika ada, pakailah masker yang direkomendasikan IVHHN. pakailah masker berukuran N95 sampai N100 untuk menghindari masuknya debu berukuran atau kurang dari 10 mikron.

4. Pakailah kacamata untuk melindungi mata dari abu vulkanik. Jangan pakai lensa kontak.

5. Basahi abu terlebih dahulu dengan mencipratkan air sebelum mengambilnya dengan sekop. Akan tetapi, jangan menambahkan terlalu banyak air.

6. Jangan menyapu abu yang kering. Abu yang tersapu bisa tercampur dengan udara sehingga bisa berbahaya jika terhirup.

7. Kumpulkan abu di kantong plastik yang cukup kuat. Jika ada truk penampung, kumpulkan langsung saja ke truk tersebut.

8. Abu gunung api membuat permukaan menjadi licin. Berhati-hatilah ketika membersihkan abu di tangga ataupun atap.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini