News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Lebih Jauh Mengenal Penyakit Batu Ginjal yang Diidap Lionel Messi

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lionel Messi muntah di tengah pertandingan Argentina lawan Rumania

Karena kelainan ini, kadar sistin dalam urin menjadi tinggi dan perlahan mengendap dan membentuk batu.

Sistein banyak terdapat pada daging sapi, daging kambing atau domba, biji bunga matahari, kedelai dan keju.

 4. Batu struvit
Batu struvit bisa muncul sebagai reaksi dari infeksi di dalam tubuh, misalnya infeksi saluran kemih. Oleh karena itu, batu struvit sering juga disebut sebagai batu infeksi. Struvit adalah senyawa amonium magnesium fosfat.

Batu infeksi bisa tumbuh lebih besar dari jenis batu ginjal lainnya dan akhirnya menggangu ginjal dan kandung kemih.

Gejala awal yang tidak terasa
Jika ukuran batu ginjal masih kecil, umumnya penderita tidak akan merasakan apa-apa. Batu ginjal yang ukurannya sangat kecil, juga bisa keluar dengan sendirinya melalui urin.

Sakit atau nyeri baru terasa jika ukuran batu ginjal susah membesar, lebih besar dari ukuran diameter ureter.

Akibatnya, batu ini bergesekkan dengan dinding kandung kemih dan menyebabkan rasa sakit akibat iritasi. Kadang, batu ginjal bisa masuk ke dalam kandung kemih dan menyebabkan berkemih tidak tampias.

Nyeri yang timbul akibat batu ginjal biasanya muncul di area pinggang, perut bawah, dan selangkangan. Pada tahap kronis bisa disertai dengan muntah dan demam.

 Pencegahan
Hal terpenting untuk menjaga ginjal Anda tetap sehat adalah dengan cukup minum air putih. Jangan menunggu haus atau bahkan dehidrasi, baru Anda mau minum.

Biasakan minum segelas setiap satu atau dua jam sekali.

Cara lainnya adalah dengan membatasi konsumsi makanan atau minuman yang memicu pembentukan batu ginjal seperti terlalu banyak oksalat, kalsium, dan protein.

Bagi yang sudah terlanjur menderita batu ginjal, sebaiknya berkonsultasi kepada dokter mengenai keharusan mengonsumsi obat untuk mencegah kemunculan batu ginjal kembali.

Batu ginjal kronis yang tidak mendapat penanganan medis yang tepat, dapat berisiko menyebabkan fungsi ginjal terganggu dan akhirnya menyebabkan gagal ginjal.

Bahkan, diduga batu ginjal adalah penyebab gagal ginjal ketiga setelah hipertensi dan diabetes.

Lily Turangan/Kompas.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini