News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Ramuan Tradisional China Ini Diburu karena Diklaim Bisa Hambat Virus Corona

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Obat herbal china Shuang Huang Lian

TRIBUNNEWS.COM – Institut Materia Medica (IMM) dan Institut Virologi Wuhan mengaku telah meneliti bahwa ramuan cair, Shuang Huang Lian (SHL) mampu untuk menghambat virus corona.

SHL sendiri merupakan obat herbal racikan yang populer dipakai sebagai obat untuk meredakan gejala seperti demam, batuk, dan sakit tenggorokan.

Kantor berita yang dikelola pemerintah China, Xinhua sebagaimana dikutip dari CNN, Minggu (2/2/2020) melaporkan, munculnya kabar SHL yang diklaim mampu menekan virus corona memancing riuh media sosial China.

Baca: Menkes: Pemerintah Masih Ngecek Angka Pasti WNI yang Dievakuasi dari Wuhan

Baca: Menkes Jamin Kenyamanan WNI dari Wuhan dengan Fasilitas Baru, Ini Kondisi Tempat Evakuasi

Baca: Penjelasan Menkes Terawan soal 3 WNI yang Tak Ikut Dievakuasi dari Hubei

Mereka penasaran apakah pengobatan tradisional China tersebut bisa digunakan untuk membantu melawan penyebaran virus corona Wuhan.

Kabar itu meluas di tengah munculnya keraguan dari banyak ahli medis yang mempertanyakan bukti klinis, maupun kecurigaan bahwa ini hanya sekedar promosi produk herbal, tapi sejumlah masyarakat China tak mempedulikan hal itu.

Beberapa postingan di Weibo, Twitternya orang China, menunjukkan, orang-orang rela antre di malam hari hingga sampai berada di luar apotek seluruh China untuk membeli SHL.

Kondisi ini bertentangan, dengan saran pihak berwenang yang meminta masyarakat menghindari berkumpul di tempat umum.

Platform e-commerce China, Taobao, sebelumnya juga mengatakan obat herbal kombinasi tersebut juga telah habis di beberapa toko di platform tersebut.

Diperdebatkan

Dua lembaga yang menemukan dugaan kemampuan Shuanghuanglian sebagai penghambat virus corona merupakan badan yang dikelola negara.

Keduanya yaitu IMM berada di bawah Akademik Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CAS), sedangkan Intitut Virologi Wuhan juga dikelola oleh CAS yang merupakan salah satu laboratorium virus paling canggih di China.

Dikutip dari CNN, berita khasiat SHL muncul usai Komisi Kesehatan Nasional China mengeluarkan pemberitahuan terkait permintaan kepada lembaga medis untuk aktif mempromosikan peran pengobatan tradisional China selama perawatan pasien.

Pembertitahuan itu sendiri datang usai Presiden China Xi Jinping menyerukan, penggunaan kombiasi pengobatan China dan Barat saat pertemuan Komite Tetap Politbrio.

Walaupun obat tradisional China sudah terkenal dan digunakan sejak ratusan tahun, akan tetapi hal itu masih menjadi perdebatan di China. Kritikan datang lantaran tak ada bukti ilmiah.

Belum Diuji

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini