News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Khitan Punya Segudang Manfaat Buat Kesehatan, Kapan Sebaiknya Dilakukan Pada Anak?

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI Khitan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Choirul Arifin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di Indonesia, sunat atau khitan (sirkumsisi) biasanya dilakukan pada anak laki-laki saat memasuki usia remaja.

Pada sebagian masyarakat khitan sudah dilakukan saat mereka masih anak-anak.

Dari pandangan medis, khitan merupakan tindakan memotong atau menghilangkan kulit penutup depan dari organ penis ( preputium ).

Selain bisa dilakukan pada anak-anak dan remaja, tindakan khitan bisa dilakukan pada orang dewasa san bayi.

Khitan pada dasarnya memiliki banyak manfaat kesehatan dalam jangka panjang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar khitan dilakukan pada anak laki laki demi menjaga kesehatan.

Alasanya, kulit kulup yang tidak dibuang dapat beresiko menyebabkan penyakit kelamin dan saluran kencing. Untuk mencegah terjadinya hal ini, tindakan sunat sebagai solusinya.

Baca juga: Bantu Keluarga Kurang Mampu, Fatayat NU Kota Tangerang Gelar Khitanan Massal di Cipondoh

Baca juga: NU Care-LAZISNU Gelar Operasi Katarak dan Khitanan Gratis

Dokter Spesialis Bedah Umum dari Siloam Hospitals Sepanjang Jaya Bekasi, dokter Taufik Azis menjelaskan, neonatus atau bayi boleh disunat.

Tapi umumnya di sunat pada usia sekolah dasar antara umur 6-12 tahun. di beberapa negara seperti misalnya di Mesir dan Indonesia bisa dilakukan tindakan sirkumsisi pada bayi dan bahkan sampai pada tingkat orang dewasa.

Tindakan sirkumsisi dapat dilakukan di mana saja, misalnya acara bakti sosial , klinik dan di rumah sakit. Namun yang terpenting adalah prinsip aseptik antiseptik , sterilisasi alat, sterilisasi tindakan, sarana & prasarana yang baik."

Baca juga: Anak Syahnaz dan Jeje Sudah Sunat Meski Baru Berumur Satu Bulan, Berapa Usia Ideal Anak Khitan?

"Hal ini mencegah terjadinya infeksi pasca tindakan dan resiko perdarahan", tutur dokter Taufik Aziz, Sp.B., saat memberikan edukasi kesehatan secara live melalui aplikasi Instagram, Kamis (04/11/2021).

Apa pentingnya disunat?

Secara garis besar indikasi sunat/sirkumsisi terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu indikasi sosial, medis, dan keagamaan.

Dalam sisi medis, sirkumsisi adalah tindakan membuang kulit bagian depan pada penis( preputium) WHO menyebutkan bahwa sirkumsisi dapat mengurangi resiko penyakit menular seksual, karena kebersihan akan terjaga.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini