News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cuaca Panas Ekstrem, Masihkah Perlukah Berjemur? Simak Penjelasan Dokter 

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BERJEMUR - Puluhan warga Ngagel Rejo I berjemur dan melakukan senam ringan, Rabu (15/4). Kegiatan rutin tiap pagi itu untuk meningkatkan daya tahan tubuh. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa waktu lalu Indonesia diterpa cuaca panas ekstrem.

BMKG pernah mencatat suhu maksimum harian tercatat mencapai 37,2॰C di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada pekan lalu. 

Lantas jika sudah begini, masihkah diperlukan berjemur? 

Terkait hal ini, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro-Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Himawan Aulia Rahman, SpA berikan tanggapan. 

Baca juga: Hati-Hati Cuaca Panas, Anak Bisa Alami Mimisan

Menurutnya, berjemur masih diperlukan karena memberikan manfaat. 

Cahaya matahari membantu tubuh dalam pembentukan vitamin D. 

"Ada faktor penting seperti pembentukan vitamin D," ungkapnya pada media briefing virtual, Jumat (28/4/2023). 

Namun, pada cuaca panas seperti sekarang ini, perlu diperhatikan waktu yang diperlukan saat berjemur. 

"Maksimal 15 menit sehari dan itu bukan tengah hari," kata dr Himawan menambahkan. 

Selain itu, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pilih waktu yang tepat saat terpapar sinar matahari.

Perhatikan juga waktunya dan jangan terlalu lama.

Karena jika terlalu lama cuaca panas, dapat berisiko mengalami dehidrasi atau kepanasan. 

Lebih lanjut, ia menganjurkan untuk memastikan kebutuhan cairan tercukupi. 

Caranya dengan mengonsumsi cairan yang cukup. 

"Dengan cara itu bisa mengurangi risiko dehidrasi atau kekurangan cairan," tutupnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini