News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gangguan Pendengaran Bisa Dideteksi pada Bayi Berusia Dibawah 6 Bulan

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOKTER THT - Dokter spesialis THT (Telinga, Hidung, Tenggorok) dr. Rangga Rayendra Saleh menyarankan orangtua untuk membawa buah hati untuk melakukan skrining pendengaran ke rumah sakit. Gangguan pendengaran bisa dideteksi pada usia anak 1 bulan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan lengkap pada usia 3 bulan. Hal itu disampaikan dia saat ditemui dalam press conference Nober Run 2025: Berlari Bersama Teman Tuli, di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

“Ada perbedaan yang signifikan, jika anak yang sedini mungkin sudah diintervensi dengan alat bantu dengar. Mereka akan berkomunikasi dengan baik seperti anak tanpa gangguan pendengaran. Sementara anak yang terlambat diintervensi biasanya akan mengalami  kesulitan berkomunikasi, seperti kurang jelas dalam melafalkan kalimat,” ungkap dia.

Merujuk data Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), di Indonesia terdapat sekitar 18,9 juta penyandang disabilitas pendengaran.

Sayangnya, sebagian besar dari mereka belum mendapatkan alat bantu dengar karena harganya yang tinggi dan distribusi yang terbatas.

Berangkat dari kondisi ini, CI Business Development PT. Nobel Jaya Mandiri Roy Andre Simanungkalit  menjelaskan, kegiatan Nobel Run akan dikemas dalam charity run inklusif yang mengajak masyarakat untuk tidak hanya berolahraga tetapi juga berkontribusi  dalam memberikan akses alat bantu dengar bagi anak-anak dan komunitas teman tuli di Indonesia.

Acara puncak digelar pada 6 Juli 2025 di Senayan Park event lari ini terdiri dari 5K dan 10 K, yang digelar dengan dukungan SalingJaga dan Kitabisa.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini