News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pola Makan Modern Tak Selalu Sehat, Berikut Cara Jaga Saluran Pencernaan

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

JAGA KESEHATAN PENCERNAAN. Studi menunjukkan, ada pergeseran pola makan  di Asia. Kondisi ini membuat keluhan pencernaan seperti perut kembung, asam lambung, gejala iritasi usus, bahkan gangguan pencernaan yang lebih serius meningkat.

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA -- Studi menunjukkan, ada pergeseran pola makan  di Asia.

Kondisi ini membuat keluhan pencernaan seperti perut kembung, asam lambung, gejala iritasi usus, bahkan gangguan pencernaan yang lebih serius meningkat.

Baca juga: Kasus Gangguan Pencernaan di Jawa Barat, BGN Latih 1.800 Penjamah Makanan Program MBG

Burger, makanan olahan hingga minuman bersoda manis sudah menjadi bagian hidup sehari-hari.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, hanya 3,3 persen penduduk Indonesia yang mengonsumsi buah dan sayur sesuai standar minimal.

Artinya, 96,7 persen masyarakat belum memenuhi standar asupan harian yang direkomendasikan.

"Seiring gaya hidup makin sibuk, ada cenderung memilih pola makan yang lebih praktis sehingga bisa memengaruhi kesehatan pencernaan," tutur Nutrition Education and Training Lead – Asia Pacific, Herbalife, Dr. Vipada Sae-Lao ditulis di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Baca juga: Mau Pencernaan Sehat dan Lambung Aman dari Maag? Jangan Malas Perawatan Gigi


Dengan demikian, mengembalikan pola makan tradisional menjadi penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.

Seperti konsumsi sup herbal atau semangkuk sayuran dan buah.

Berikut tips untuk menjaga saluran pencernaan seperti yang disampaikan dr. Vipada.


 
Pertama, ketahui peran krusial sistem pencernaan secara menyeluruh.

Disebut sebagai ‘otak kedua’, saluran pencernaan berkomunikasi erat dengan otak, mengirimkan sinyal untuk mengelola proses pencernaan.

Pengaruhnya mulai dari imunitas dan energi, metabolisme, hingga kesehatan mental.

Sayangnya makanan saat ini yang sering dikonsumsi cenderung kurang fitonutrien, serat pangan, kalium, magnesium, dan vitamin D.
 
Kebiasaan makan modern cenderung konsumsi makanan olahan, gula rafinasi, dan lemak tidak sehat yang dapat mengganggu keseimbangan alami mikrobioma usus.

Kedua, konsumsi kembali makanan penuh nutrisi.

Makanan kaya sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan makanan fermentasi mendukung pencernaan, kesehatan jantung, dan kebugaran secara menyeluruh.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini