News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus IBD Terus Meningkat, Gejala pada Anak Masih Sering Terlewat

Penulis: willy Widianto
Editor: Acos Abdul Qodir
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KASUS IBD - Sejumlah pakar gastroenterologi hadir dalam Forum Ilmiah IBD Update 2026 di Jakarta, 23–24 Januari 2026. Mereka menyoroti peningkatan kasus Inflammatory Bowel Disease (IBD) di Indonesia, terutama anak-anak yang sering terlambat terdiagnosis karena gejala awal kerap dianggap keluhan pencernaan biasa.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan sistem layanan kesehatan serta peningkatan kewaspadaan klinis agar IBD dapat dikenali dan ditangani lebih dini.

Target Terapi Tak Lagi Sekadar Redakan Gejal

Dalam sesi ilmiah lain, para pakar menegaskan bahwa tujuan terapi IBD saat ini tidak hanya meredakan gejala, melainkan mencapai target yang lebih komprehensif. Pendekatan treat-to-target dinilai penting untuk mencegah progresivitas penyakit dan kerusakan usus jangka panjang.

“Keputusan terapi harus mempertimbangkan efektivitas, keamanan, kecepatan respons, serta preferensi pasien, agar kualitas hidup dapat dioptimalkan,” ujar Prof. Ling Khoon Lin, konsultan gastroenterologi dari Singapura.

Dengan meningkatnya kasus IBD dan masih sering terlewatnya gejala awal—terutama pada anak—para ahli menilai edukasi, kewaspadaan dini, dan kolaborasi lintas disiplin menjadi kunci untuk menekan dampak penyakit ini di masa depan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini