TRIBUNNEWS.COM - Pilek adalah infeksi virus saluran pernapasan atas yang dapat sembuh sendiri (seringkali rhinovirus).
Pilek menyebabkan hidung tersumbat, bersin, sakit tenggorokan, dan batuk.
Sering dikira sama, pilek dan flu adalah dua penyakit yang berbeda.
Flu disebabkan oleh virus influenza, sedangkan pilek disebabkan oleh rhinovirus atau virus pernapasan lainnya.
Gejala pilek biasanya berlangsung selama 7–10 hari.
Ada juga sejumlah cara mudah lainnya untuk mengatasi pilek dengan bahan alami.
Berikut cara pengobatan pilek tanpa obat:
1. Rutin Membersihkan Hidung
Membersihkan hidung secara teratur saat mengalami pilek sangat penting agar lendir tidak kembali masuk ke saluran pernapasan.
Namun, meniup hidung terlalu kuat justru dapat mendorong lendir yang mengandung kuman ke saluran telinga dan memicu nyeri telinga.
Cara yang dianjurkan adalah menutup salah satu lubang hidung dengan jari, lalu meniup hidung secara perlahan melalui lubang hidung lainnya.
3. Bilas Hidung dengan Air Garam Hangat
Baca juga: Flu, Diare, ISPA Mengintai Anak saat Musim Hujan, Ini Panduan Dokter Jaga Daya Tahan Tubuh
Bilas hidung menggunakan air garam hangat dapat membantu meredakan hidung tersumbat sekaligus membersihkan virus dan bakteri.
Campurkan seperempat sendok teh garam dan seperempat sendok teh soda kue ke dalam sekitar 240 ml air steril atau air matang yang telah didinginkan.
Gunakan semprotan hidung atau alat irigasi hidung.
Tutup salah satu lubang hidung, semprotkan larutan ke lubang hidung lainnya, dan biarkan cairan keluar dengan sendirinya. Ulangi beberapa kali, lalu lakukan pada sisi hidung yang lain.
4. Menjaga Tubuh Tetap Hangat dan Banyak Istirahat
Saat gejala pilek atau flu mulai muncul, tubuh membutuhkan energi ekstra untuk melawan infeksi.
Menjaga tubuh tetap hangat dan beristirahat cukup membantu sistem kekebalan bekerja lebih optimal serta mempercepat proses pemulihan.
5. Berkumur dengan Air Garam atau Teh
Berkumur dengan air garam dapat membantu melembapkan tenggorokan yang terasa kering atau sakit.
Larutkan setengah sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, lalu gunakan untuk berkumur hingga empat kali sehari.
Alternatif lain adalah berkumur dengan teh yang mengandung tanin, atau campuran madu dengan cuka sari apel, untuk membantu mengurangi iritasi pada tenggorokan.
6. Mengonsumsi Minuman Hangat
Asupan cairan yang cukup sangat penting saat pilek atau flu untuk mencegah dehidrasi dan membantu mengencerkan lendir.
Minuman hangat seperti teh atau sup ayam dapat memberikan rasa lega pada hidung tersumbat serta menenangkan saluran pernapasan yang meradang.
7. Mandi dengan Air Panas
Uap dan kehangatan dari air panas dapat membantu melembapkan saluran hidung dan memberikan efek relaksasi.
Jika merasa pusing, Anda dapat duduk di dekat pancuran air panas dan membersihkan tubuh dengan spons.
Penggunaan alat pelembap udara juga dapat memberikan manfaat serupa.
8. Mengompres Area Sinus
Kompres hangat maupun dingin dapat membantu meredakan tekanan pada sinus (ruang udara di tulang wajah) yang tersumbat.
Area sinus adalah empat pasang rongga berisi udara (sinus paranasal) di tulang wajah—frontal (dahi), maksilaris (pipi), etmoid (antara mata), dan sfenoid (belakang hidung)—yang memproduksi lendir untuk melembapkan hidung, menyaring bakteri, serta meringankan tengkorak.
Anda dapat menggunakan kompres siap pakai atau membuatnya sendiri, misalnya dengan kain hangat atau kantong kecil berisi kacang polong beku.
Pastikan suhu kompres nyaman sebelum digunakan.
9. Tidur dengan Posisi Kepala Lebih Tinggi
Tidur dengan tambahan bantal di bawah kepala dapat membantu mengurangi hidung tersumbat.
Posisi kepala yang lebih tinggi mempermudah aliran lendir sehingga pernapasan menjadi lebih lega saat beristirahat.
Baca tanpa iklan