News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Program Vaksinasi Nasional Diperkuat Melalui Sinergi Industri Kesehatan

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

EDUKASI VAKSINASI -  PT Kimia Farma Diagnostika yang bekerja sama dengan PT Pfizer Indonesia dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi pneumonia sebagai investasi kesehatan jangka panjang, baik dari sisi klinis maupun ekonomi.

Ringkasan Berita:

  • Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Indonesia menandatangani kerja sama untuk memperkuat program vaksinasi nasional.
  • Kolaborasi fokus pada edukasi vaksin pneumonia guna mencegah hospitalisasi dan kematian.
  • Sinergi ini mendukung transformasi layanan kesehatan yang modern, berbasis sains, dan berkelanjutan.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri kesehatan saling sinergi dalam memperkuat program vaksinasi nasional, sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia.

Hal ini dilakukan PT Kimia Farma Diagnostika yang bekerja sama dengan PT Pfizer Indonesia dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi pneumonia sebagai investasi kesehatan jangka panjang, baik dari sisi klinis maupun ekonomi.

Pneumonia masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan hospitalisasi di Indonesia, baik pada bayi maupun orang dewasa.

Penyakit ini juga tercatat sebagai penyebab utama nomor satu hospitalisasi pada jemaah haji dan umrah, seiring tingginya kepadatan, kelelahan fisik, serta paparan lingkungan selama menjalankan ibadah.

Direktur Utama PT Kimia Farma Diagnostika, Arie Genipa Suhendi, menyampaikan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan komitmen untuk tidak hanya menyediakan layanan kesehatan terintegrasi, tetapi juga berperan aktif dalam pencegahan  penyakit dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

"Dengan kolaborasi ini, kami yakin dapat memperkuat program vaksinasi nasional dan memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan bangsa," papar Arie dikutip Minggu (15/2/2026).

Saat ini vaksin pneumonia belum termasuk dalam vaksin yang diwajibkan, tetapi vaksinasi pneumonia dapat dipertimbangkan sebagai vaksin tambahan untuk membantu melindungi jemaah dari risiko infeksi.

Dengan vaksin ini, umat dapat menjalani ibadah haji dan umrah dengan lebih aman serta kembali ke Tanah Air dalam kondisi sehat dan terlindungi.
 
Ia menyebut kolaborasi ini juga mendukung transformasi layanan kesehatan yang lebih modern, berbasis sains, dan berkelanjutan.

"Kimia Farma Diagnostika berkomitmen untuk  berperan aktif dalam pencegahan penyakit serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui  program-program kesehatan yang terstruktur dan terukur," paparnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini