News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bukan Asal Gerak, Senam Jantung Minim Risiko tapi Manfaat Maksimal

Penulis: Bayu Indra Permana
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SENAM JANTUNG - Momen ratusan peserta ikut senam jantung sehat yang digelar Holywings Peduli di kawasan Bekasi, Minggu (15/2/2026).

Ringkasan Berita:

  • Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai sekitar 1,5 persen dari populasi, menandakan jutaan warga hidup dengan risiko gangguan kardiovaskular
  • Kondisi ini memperkuat kebutuhan akan aktivitas fisik yang mudah diakses dan bisa dilakukan secara rutin
  • Aktivitas fisik seperti senam jantung termasuk langkah promotif dan preventif yang penting

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren gaya hidup sehat terus bergerak ke arah aktivitas yang mudah dilakukan namun berdampak besar. 

Salah satunya adalah senam jantung sehat, olahraga yang kini semakin diminati masyarakat karena gerakannya ringan, terukur, dan bisa diikuti oleh hampir semua kelompok usia. 

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan kardiovaskular, senam jenis ini dinilai menjadi solusi praktis untuk menjaga kebugaran tanpa harus menjalani latihan berat.

Fenomena meningkatnya minat terhadap olahraga ramah jantung tidak lepas dari tantangan kesehatan masyarakat saat ini. 

Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai sekitar 1,5 persen dari populasi, menandakan jutaan warga hidup dengan risiko gangguan kardiovaskular.  

Kondisi ini memperkuat kebutuhan akan aktivitas fisik yang mudah diakses dan bisa dilakukan secara rutin.

Baca juga: Pusing Tak Kunjung Hilang? Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ritme Jantung

Secara konsep, senam jantung sehat dirancang dengan gerakan terstruktur yang fokus pada otot besar, kelenturan sendi, serta peningkatan oksigen dalam tubuh. 

Intensitasnya cenderung stabil dan aman, bahkan untuk lansia atau orang dengan risiko penyakit jantung. 

Gerakan yang diiringi tempo musik tertentu juga membantu menjaga ritme latihan agar tidak berlebihan namun tetap efektif meningkatkan daya tahan jantung.

Selain itu, manfaat yang dirasakan tidak hanya terkait fisik, senam jantung dipercaya membantu mengurangi stres, memperbaiki kualitas tidur, sekaligus meningkatkan motivasi untuk hidup aktif. 

Aktivitas berkelompok juga menciptakan efek psikologis positif, karena olahraga terasa lebih menyenangkan ketika dilakukan bersama.

Dari sisi kesehatan masyarakat, aktivitas fisik seperti senam jantung termasuk langkah promotif dan preventif yang penting. 

Kurangnya aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, sehingga kebiasaan bergerak secara rutin dapat membantu menurunkan risiko gangguan kardiovaskular. 

Tren ini terlihat nyata dalam kegiatan Senam Jantung Sehat yang digelar di Dragon Bekasi, Minggu (15/2/2026) pagi. 

Ratusan warga dari berbagai usia tampak antusias mengikuti sesi yang dipandu instruktur profesional. 

Suasana menjadi semakin meriah dengan iringan musik enerjik dan berbagai permainan interaktif seperti lempar bola dan estafet gelas, yang menambah unsur kebersamaan di antara peserta.

Acara ini merupakan bagian dari inisiatif sosial Holywings Peduli, yang kembali mengadakan kegiatan berbasis kesehatan masyarakat. 

Andrew Susanto, Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen jangka panjang. 

“Kami percaya kesehatan adalah investasi jangka panjang. Melalui Senam Jantung Sehat, Holywings Peduli ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat," ujar Andrew Susanto di kawasan Bekasi Jawa Barat, Minggu (15/2/2026).

"Kami juga ingin mengajak semua orang untuk mulai menjaga jantungnya dari hal-hal sederhana, seperti rutin bergerak dan berolahraga,” tuturnya.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini