News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ada Risiko Gangguan Kardiovaskular Pada Kadar Kolesterol Tubuh yang Terlihat Normal

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Wahyu Aji
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONDISI KOLESTEROL - Kolesterol pada tubuh sebenarnya bukan hanya tercermin dalam indikator angka tetapi menjadi bagian dari sistem tubuh yang kompleks dan berhubungan erat dengan risiko penyakit jantung dan sindrom metabolik lainnya.

Ringkasan Berita:

  • Pemeriksaan kolesterol selama ini identik dengan parameter seperti total kolesterol, HDL, LDL, dan trigliserida.
  • Seseorang dapat memiliki kadar kolesterol yang terlihat normal, namun tetap memiliki risiko gangguan kardiovaskular.
  • Pemeriksaan profil lipid yang lebih komprehensif menjadi penting dalam membantu mengidentifikasi risiko gangguan kardiovaskular secara lebih akurat.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemeriksaan kolesterol sering menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan. Banyak orang merasa tenang ketika hasil menunjukkan angka yang normal.

Kolesterol pada tubuh sebenarnya bukan hanya tercermin dalam indikator angka tetapi menjadi bagian dari sistem tubuh yang kompleks dan berhubungan erat dengan risiko penyakit jantung dan sindrom metabolik lainnya.

Pemeriksaan kolesterol sendiri selama ini identik dengan parameter seperti total kolesterol, HDL, LDL, dan trigliserida. 

Meskipun penting, angka-angka tersebut sebenarnya belum memberikan gambaran menyeluruh. Tanpa interpretasi yang tepat, hasil pemeriksaan bisa sulit dipahami dan belum tentu mencerminkan risiko kesehatan yang sebenarnya.

Dalam beberapa kondisi, seseorang dapat memiliki kadar kolesterol yang terlihat normal, namun tetap memiliki risiko gangguan kardiovaskular.

Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan pemeriksaan yang lebih komprehensif dinilai penting untuk membantu memahami risiko secara lebih akurat sejak dini.

Misalnya dengan menggunakan Advanced Lipid Profile, sebuah panel pemeriksaan kolesterol yang dilengkapi dengan report yang lebih komprehensif. 

Pemeriksaan dengan metode ini membantu mengevaluasi profil lipid secara lebih detail, termasuk kaitannya dengan risiko gangguan kardiovaskular, dan status dislipidemia guna mengetahui risiko sindrom metabolik yang lebih presisi.

Melalui metode ini hasil pemeriksaan kolesterol tidak hanya muncul dalam wujud angka, tetapi disajikan dalam bentuk insight yang lebih mudah dipahami, termasuk indikator risiko, kondisi kesehatan, serta rekomendasi yang disesuaikan dengan profil individu serta aplikatif. 

Dengan demikian, hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar dalam pengambilan keputusan kesehatan yang lebih tepat.

Baca juga: Kuning Telur Sering Disalahpahami sebagai Sumber Kolesterol Jahat, Ini Faktanya

“Pemeriksaan profil lipid yang lebih komprehensif menjadi penting dalam membantu mengidentifikasi risiko gangguan kardiovaskular secara lebih akurat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan lebih dini dan tepat sasaran," ungkap Prof. Dr. dr. Sidartawan Soegondo, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE.

Melalui Advanced Lipid Profile, Prodia mengajak masyarakat untuk melihat pemeriksaan kesehatan dari sudut pandang yang lebih cerdas bukan sekadar mengetahui hasil, tetapi memahami kondisi tubuh secara menyeluruh sebagai langkah awal menuju hidup yang lebih sehat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini