Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Jessica Iskandar sempat menjalani perawatan intensif setelah mengalami gejala Hepatitis A.
- Jedar mengalami demam tinggi yang tidak stabil, meski sudah mengonsumsi obat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan datang dari Jessica Iskandar, ia sempat menjalani perawatan intensif setelah mengalami gejala Hepatitis A.
Baca juga: Sempat Terpuruk, Jessica Iskandar Ungkap Cara Ubah Kesedihan Jadi Kekuatan
Perempuan yang akrab disapa Jedar itu mengalami demam tinggi yang tidak stabil, meski sudah mengonsumsi obat.
Secara umum, gejala Hepatitis A meliputi kelelahan ekstrem, mual atau muntah, nyeri di perut kanan atas, demam, urin berwarna gelap, feses pucat, hingga penyakit kuning pada mata atau kulit.
"Hepatitis A iya. Jadi itu kemarin kira-kira berapa ya, mungkin nggak nyampe 2 bulan yang lalu itu aku demam tinggi sampai 39,3 tiap malam," kata Jessica Iskandar saat ditemui di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
"Terus nanti dia demamnya naik turun. Kalau minum obat turun, naik turun, naik. Sama itu sampai demamnya 3 hari," lanjutnya.
Istri Vincent Verhaag itu mengungkapkan dirinya sempat kembali menjalani tes darah dan dirawat di rumah sakit, karena proses diagnosis tidak bisa dilakukan secara instan.
Pada pemeriksaan awal, hasil tes belum menunjukkan indikasi yang jelas hingga akhirnya ia harus dirawat kembali.
"Akhirnya disimpulkanlah sama dokter 'Oh ini berarti gejala Hepatitis A' gitu. Karena sebenarnya hasilnya nggak signifikan tapi cuma slightly saja gitu. Jadi masih gejala," ujar Jedar.
Tubuh Lemas hingga Gemetar
Selama sakit, aktivitasnya pun sangat terganggu. Ia merasakan tubuh yang lemas, meriang, hingga gemetar.
Dokter pun menyarankannya untuk banyak beristirahat karena tidak ada obat khusus untuk penyakit tersebut.
"Gejala Hepatitis A-nya bikin aku lemas, bikin aku panas demam naik turun terus sama badan aku meriang gitu kayak gemetar-gemetar gitu," ungkapnya.
Baca tanpa iklan