News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tinggi Anak Tidak Naik 5 Cm Selama Setahun? Ini Sinyal yang Tidak Boleh Diabaikan

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Olahraga tidak hanya membuat anak lebih tinggi, tapi juga lebih sehat. Kegiatan seperti basket, berenang, dan jogging sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

Ringkasan Berita:

  • Ada indikator sederhana yang bisa menjadi tanda awal gangguan pertumbuhan yaitu tinggi badan.
  • Terdapat periode yang disebut fase childhood, yaitu usia sekitar 3 tahun hingga sebelum pubertas.
  • Jika anak tidak mencapai minimal 5 cm per tahun, orang tua perlu mulai waspada.

 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang tua merasa anaknya baik-baik saja selama masih aktif dan terlihat sehat.

Padahal, ada indikator sederhana yang bisa menjadi tanda awal gangguan pertumbuhan yaitu tinggi badan.

Baca juga: Agar Tak Salah Amati Pertumbuhan Anak, Begini Cara Ukur Tinggi Badan yang Benar 

Menurut Dokter spesialis dari Unit Kerja Koordinasi Endokrinologi IDAI, Prof. dr. Jose R.L. Batubara, Sp.A, Subsp.Endo(K), Ph.D, pertumbuhan anak memiliki pola yang bisa diukur secara jelas, terutama setelah usia tiga tahun.

Ada Angka Normal yang Harus Dicapai

Dalam fase pertumbuhan anak, terdapat periode yang disebut fase childhood, yaitu usia sekitar 3 tahun hingga sebelum pubertas.

Pada fase ini, pertumbuhan tinggi badan seharusnya stabil.

“Kalau dia pertumbuhannya konstan antara dia 3 tahun sampai pre pubertal gitu, 5 sampai 7 cm, artinya dia normal pertumbuhannya,” jelasnya pada media briefing virtual, Senin (20/4/2026). 

Artinya, jika anak tidak mencapai minimal 5 cm per tahun, orang tua perlu mulai waspada.

Baca juga: Daftar Tinggi Badan Pembalap MotoGP 2026: Posisi Adik Valentino Rossi Digeser Toprak


Di Bawah 5 Cm Bisa Jadi Tanda Masalah

Jika pertumbuhan anak lebih lambat dari angka tersebut, ada kemungkinan terdapat faktor yang menghambat.

“Jadi kalau dia enggak sampai 5 cm setahun, ada hal-hal yang kurang. Mungkin faktor-faktor yang diperlukan untuk pertumbuhannya kurang atau ada penyakit kronis atau ada sindrom tertentu,” ungkap Prof Jose.

Faktor tersebut tidak selalu terlihat secara kasat mata. Anak bisa tampak sehat, tetapi pertumbuhannya tidak optimal.

Setelah Usia 3 Tahun, Tidak Boleh Turun Kurva

Selain kecepatan pertumbuhan, posisi anak di kurva juga penting diperhatikan.

Setelah usia tiga tahun, anak seharusnya tumbuh konsisten di jalurnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini