"Sekarang kita masih fokus ke surveillance supaya kalau ada apa-apa kita bisa cepat," ujar mantan dirut Bank Mandiri.
World Health Organization (WHO) mengeluarkan panduan untuk mencegah penyebaran hantavirus setelah kasus terdeteksi di kapal pesiar HM Hondius.
WHO menekankan pentingnya deteksi dini, pelaporan cepat, serta penguatan surveilans dan koordinasi antar sektor.
Hantavirus adalah virus zoonosis yang secara alami menginfeksi hewan pengerat dan kadang-kadang ditularkan ke manusia.
Infeksi pada manusia dapat menyebabkan penyakit parah dan seringkali kematian, meskipun penyakitnya bervariasi tergantung jenis virus dan lokasi geografis.
Di Amerika, infeksi diketahui menyebabkan sindrom kardiopulmoner hantavirus (HCPS), suatu kondisi yang berkembang pesat dan memengaruhi paru-paru dan jantung.
Sedangkan di Eropa dan Asia hantavirus diketahui menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS), yang terutama memengaruhi ginjal dan pembuluh darah.
Meskipun tidak ada pengobatan khusus yang dapat menyembuhkan penyakit hantavirus, perawatan medis suportif sejak dini sangat penting untuk meningkatkan angka harapan hidup dan berfokus pada pemantauan klinis yang ketat serta penanganan komplikasi pernapasan, jantung, dan ginjal.
Pencegahan sebagian besar bergantung pada pengurangan kontak antara manusia dan hewan pengerat yang terinfeksi.
Baca tanpa iklan