Gejala HFRS meliputi demam, sakit kepala, nyeri badan, tubuh lemas, hingga ikterik atau kondisi tubuh menguning.
Masa inkubasi penyakit berkisar satu hingga dua minggu dengan CFR sekitar 5 hingga 15 persen.
Kemenkes mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan hantavirus yang berkaitan dengan lingkungan dan hewan pengerat seperti tikus serta celurut.
Masyarakat diminta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga etika batuk, serta menjaga kebersihan rumah dan tempat kerja.
Selain itu, masyarakat harus menghindari kontak langsung dengan tikus, celurut, maupun kotorannya, menyimpan makanan dan minuman dalam wadah tertutup, menutup lubang di dalam maupun luar rumah agar tikus tidak masuk, membersihkan area yang terdapat jejak tikus dengan metode wet cleaning serta menghindari sumber infeksi saat bepergian.
“Jika mengalami gejala penyakit virus hanta, segera periksakan diri ke Fasyankes dan patuhi himbauan kesehatan di negara tujuan saat melakukan perjalanan,” ungkap dia.
Baca tanpa iklan