News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Mitos Kelopak Mata Turun, Ini Alasan Tidak Semua Kondisi Perlu Dioperasi

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyak orang menganggap gangguan pada kelopak mata hanya masalah penampilan. 

Mata terlihat sedikit turun, tidak simetris, atau sering berair dianggap hal biasa.

Padahal, pada kondisi tertentu, gangguan kelopak mata justru dapat mengganggu fungsi penglihatan dan berisiko menimbulkan masalah jangka panjang bila terlambat ditangani.

Dokter Spesialis Mata RS Pondok Indah – Puri Indah, dr. Tri Wahyu, Sp.M menjelaskan, penanganan gangguan kelopak mata tidak selalu harus operasi. 

Pendekatannya bergantung pada apakah gangguan tersebut memengaruhi fungsi atau hanya aspek estetika.

Tidak Semua Kelopak Mata Turun Harus Dioperasi

Menurut dr. Tri, beberapa orang memiliki kelopak mata yang sedikit berbeda antara kanan dan kiri, namun fungsi penglihatannya masih baik.

"Ada terlihat perbedaan antara kanan dan kiri atau tidak simetris, mereka tidak mau. Dok, nggak apa-apa, saya nggak usah dioperasi. Ya nggak masalah," ujar dr. Tri pada media briefing di Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). 

Baca juga: Bukan Amblyopia, Ini Dampak Sebenarnya Screen Time Berlebihan bagi Mata Anak

Ia menjelaskan, pada kondisi ringan, terutama bila fungsi penglihatan masih normal dan kelopak mata tidak mengganggu area penglihatan, operasi bukan keharusan.

Namun situasinya berbeda jika kelainan mulai mengganggu fungsi mata.

Kondisi Mata yang Jadi Indikasi Mutlak Ditangani

Beberapa gangguan kelopak mata justru perlu penanganan lebih cepat karena dapat mengancam fungsi penglihatan.

Kondisi seperti ptosis atau kelopak mata turun berat, ektropion, entropion, hingga kelainan saluran air mata dapat menyebabkan gangguan serius.

"Ini adalah salah satu indikasi mutlak dilakukannya operasi supaya fungsi mata bisa berkembang secara optimal," katanya.

Dokter biasanya akan melihat apakah kelopak sudah menutupi pupil, mengganggu jalur penglihatan, menyebabkan mata terus berair, atau menggesek permukaan bola mata.

Kompres Hangat dan Dingin, Jangan Sampai Tertukar

Penanganan awal di rumah juga perlu tepat. Banyak orang mengompres semua keluhan mata dengan cara yang sama. Padahal penggunaannya berbeda.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini