“Ini juga bagian dari strategi. Mirip dengan case-nya telekomunikas. Segmen pra bayar itu sizenya besar, meskipun belanja per penggunanya kecil-kecil. Tetapi secara keseluruhan, total pre paid (pra bayar) itu jauh lebih besar, bahkan di atas 90% dari yang post paid (pasca bayar). Dan, size atau jumlah pra bayar itu tidak akan sebesar sekarang, jika strategi ini tidak dipakai,” ungkapnya. Jadi mengejar volume dulu, baru menaikkan spending.
Lalu apa patokannya? “Menggunakan 3S-nya Pak Menpar Arief Yahya, Size, Sustainability dan Spread. Idealnya, ketiganya besar semua, maka hasilnya istimewa. Kalau pun spread atau spendingnya belum besar, minimal size dan sustainability nya besar,” kata dia.
Baca tanpa iklan