News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Wamendagri Bima Arya Dorong Kepemimpinan Berbasis Nilai dan Pelayanan Publik

Editor: Content Writer
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KEPEMIMPINAN BERBASIS NILAI - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto berbicara di depan peserta saat acara Bedah Buku Babad Alas di Aula Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Banten, Rabu (20/5/2026).

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengingatkan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai integritas dan keberpihakan penuh pada pelayanan publik, bukan semata-mata pada pertimbangan politik jangka pendek. 

Hal itu disampaikannya dalam agenda Bedah Buku Babad Alas yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Banten, Rabu (20/5/2026).

Di hadapan para peserta, Bima membagikan pengalamannya saat awal memimpin Kota Bogor dan menghadapi berbagai tantangan pemerintahan, mulai dari kritik publik hingga upaya membangun birokrasi yang bersih dan berintegritas.

Ia mengaku sempat mencari pijakan nilai dalam mengambil keputusan sebagai pemimpin. Menurutnya, nasihat sang ayah menjadi pegangan penting dalam perjalanan kepemimpinannya. 

“Hidup hanya sekali, jangan diperbudak materi, dan hidup harus memberikan arti,” ujar Bima mengenang pesan tersebut.

Baca juga: Wamendagri Bima Arya Minta Pemda Percepat Digitalisasi UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Bima menilai, seorang pemimpin harus memiliki prinsip yang kuat agar tidak mudah terjebak pada kepentingan pragmatis maupun kalkulasi politik sesaat.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya saat mulai melakukan pembenahan sistem pelayanan perizinan di daerah yang dipimpinnya. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi titik awal dalam membangun budaya pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Menurutnya, pembenahan birokrasi tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan personal, tetapi perlu dibangun melalui sistem pelayanan publik yang mampu mencegah praktik penyimpangan.

Karena itu, Bima mengembangkan konsep Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus mendorong perubahan pola pikir aparatur sipil negara (ASN) agar lebih responsif dalam melayani.

“Target saya waktu itu kepada kepala DPMPTSP, bukan hanya hadir, harus melayani, harus memudahkan dan membahagiakan,” jelasnya. 

Terakhir, Bima mengajak seluruh aparatur pemerintahan untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, melayani, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca juga: Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Bima Arya Pimpin Gerakan Bersih Pantai di Senggigi

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini